kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Zalora Targetkan Trafik Mobile Tumbuh 40%


Jumat, 19 Juli 2013 / 07:10 WIB
ILUSTRASI. IHSG melemah 15,08 poin atau 0,22% ke 6.835,11 pada Kamis (17/2).


Reporter: Merlinda Riska | Editor: Amailia Putri

JAKARTA. Tahun ini, situs e-commerce Zalora menargetkan jumlah trafik transaksi lewat mobile bisa menanjak 40%. Strateginya adalah dengan meluncurkan aplikasi berbasis Android.

Hadi Wenas, Managing Director dan co-founder Zalora Indonesia menyatakan, pihaknya optimistis target itu bisa tercapai. Pasalnya, sejak aplikasi zalora.co.id lewat sistem operasi iOS diluncurkan, trafik transaksi melalui perangkat bergerak bisa tumbuh 25%. "Masyarakat kini lebih senang belanja secara online karena lebih efisien dan menghemat waktu. Bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, di kala senggang," ucap dia, Kamis (18/7).

Meski enggan mengungkapkan berapa besar investasi yang dikucurkan perusahaan itu untuk membuat aplikasi ini, Hadi bilang, Zalora se-Asia Pasifik mendapat investasi sebesar US$ 100 juta untuk pengembangan bisnis. "Saya tak bisa mengungkap berapa nilai investasinya. Namun, pasar Indonesia saat ini memberikan kontribusi terbesar bagi Zalora se-Asia Pasifik," katanya.

PT Fashion Eservice Indonesia yang menaungi Zalora ini optimistis bisa mendapatkan pertumbuhan pendapatan di atas 10% setiap tahun. Apalagi, tahun ini, perusahaan itu berambisi bisa melebarkan jangkau kota yang bisa melayani cash on delivery (COD), yakni kota yang dapat menerima pembayaran secara langsung, hingga ke 100 kota. "Kota di Indonesia itu kan ada lebih dari 500. Kami ingin bisa mencapai seperempatnya. Tahun ini, setidaknya ada 100 kota dulu," ucap Hadi.

Menurut Hadi, hingga kini, kota yang menerima COD sudah mencapai 57 kota. Dia bilang, strategi COD ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen bahwa belanja online itu aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×