| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

AP51: Negosiasi dengan AS dibutuhkan untuk memastikan GSP perikanan

Rabu, 11 Juli 2018 / 21:32 WIB

AP51: Negosiasi dengan AS dibutuhkan untuk memastikan GSP perikanan
ILUSTRASI. Nelayan Memindahkan Ikan Laut
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menanggapi kajian Generalized System Preference (GSP) yang saat ini tengah diperiksa ulang oleh pemerintah Amerika Serikat (AS), Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) menyatakan negosiasi menjadi kunci untuk memastikan kelanjutan fasilitas perdagangan tersebut, pasalnya bila bea diterapkan bakal merugikan kedua pihak.

"Memberatkan kedua belah pihak, karena bisa saja harga jual industri naik atau harga beli mereka turun untuk mengcover bea masuk," kata Ketua AP5I Budhi Wibowo kepada Kontan.co.id, Rabu (11/7).

Menurutnya secara umum total ekspor produk ikan Indonesia sekitar US$ 4 miliar dengan porsi sebanyak 36 % ditujukan ke AS. Kemudian mayoritas porsi udang untuk ekspor atau mencapai 60% menjadi komoditi utama perikanan yang dikirim ke negara tersebut.

Karena itu, bila keluar dari daftar GSP dapat menyebabkan daya saing Indonesia di sektor perikanan dunia jadi turun.

Atas kondisi tersebut, Budhi melihat negosiasi dengan pihak kementerian perdagangan AS menjadi langkah yang harus terus dikawal.


Reporter: Tane Hadiyantono
Editor: Yudho Winarto

KELAUTAN DAN PERIKANAN

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0388 || diagnostic_api_kanan = 0.4410 || diagnostic_web = 3.1732

×