kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Di Hadapan Investor, Sido Muncul Beberkan Value Intangible dan Sistem Mutu


Sabtu, 14 Februari 2026 / 18:27 WIB
Di Hadapan Investor, Sido Muncul Beberkan Value Intangible dan Sistem Mutu
ILUSTRASI. Irwan Hidayat, Presiden Direktur SIDOMUNCUL (KONTAN/Willem Kurniawan)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, memaparkan fondasi nilai (value) perusahaan di hadapan sejumlah investor dan komunitas. Ia menegaskan, agenda tersebut bukan membahas rencana bisnis maupun informasi material, melainkan sejarah dan sistem yang menopang keberlanjutan perusahaan lintas generasi.

“Bukan investor. Ini teman-teman komunitas. Tapi kebetulan ada yang investor. Saya ingin menceritakan sejarah dan pengalaman supaya mereka mengerti Sido Muncul bukan hanya yang tangible, tapi yang intangible. Di balik angka-angka itu ada yang kami kerjakan,” ujarnya dalam acara Gathering di House of Jamu, Jakarta Selatan, Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga: Sido Muncul (SIDO) bidik pertumbuhan kinerja 8% pada 2026, intip strateginya

Dalam forum itu, Irwan turut menghadirkan para generasi keluarganya sebagai simbol kesinambungan usaha. Ia menyebut dirinya bagian dari generasi ketiga yang menyaksikan langsung perjalanan perusahaan dari fase awal modernisasi.

“Saya ini pelaku sejarahnya. Saya yang menyaksikan bagaimana nenek saya membangun Sido Muncul. Sekarang sudah masuk generasi keempat,” katanya.

Menurut Irwan, banyak pelaku pasar mengenal Sido Muncul dari fundamental keuangan. Namun ia menilai, aspek intangible seperti disiplin mutu, pengalaman menghadapi isu reputasi, serta konsistensi menjaga warisan resep menjadi fondasi yang tidak selalu terlihat di laporan keuangan.

Baca Juga: Sido Muncul (SIDO) Genjot Pasar Ekspor pada 2026

Ia menyinggung pengalaman saat produk terdampak label Prop 65 Warning di California. Peristiwa tersebut, kata dia, menjadi momentum untuk memperketat prosedur pengujian setiap batch produk.

“Sejak peristiwa itu, setiap batch saya tes. Kalau ada klaim, kami punya sertifikat analisa, punya sampel, bisa tes ulang. Sekarang ini orang bisa foto, share, jadi perkara. Kalau kita tidak siap bukti, bisa habis,” tegasnya.

Irwan menjelaskan, pengujian mencakup residu pestisida, aflatoksin, logam berat, DNA, cemaran EGDE hingga paparan radioaktif Cs-137. Setiap batch disertai sertifikat analisa dan sampel simpan untuk keperluan verifikasi apabila muncul klaim di publik

“Harapan saya kekayaan alam Indonesia ini bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan masyarakat. Itu yang saya perjuangkan,” pungkasnya.

Baca Juga: Sido Muncul (SIDO) Incar Negara Ekspor Baru, Mulai dari Indochina Hingga Afrika

Selanjutnya: Persaingan Sengit, Jetour Berupaya Memperkuat Posisi di Segmen SUV Menengah

Menarik Dibaca: 724.965 Tiket Kereta Api Telah Terjual untuk Periode Libur Panjang Imlek

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×