: WIB    —   
indikator  I  

Arwana perbesar pabrik Palembang

Arwana perbesar pabrik Palembang

KONTAN.CO.ID - MOJOKERTO. PT Arwana Citramulia Tbk berencana menambah kapasitas produksi pabrik di Plant IV Palembang, Sumatra Selatan sebesar 7 juta meter persegi (m²) keramik per tahun. Tambahan kapasitas itu akan menggenapi total kapasitas Plant IVmenjadi 15 juta m² keramik per tahun.

Arwana menjadwalkan penambahan kapasitas pabrik mulai kuartal I 2018. "Tanahnya sudah tersedia, sekarang kami sedang melihat kondisi, jika industri positif, kami akan segera ambil keputusan," kata Rudy Sujanto, Direktur Keuangan PT Arwana Citramulia Tbk, di sela-sela kunjungan pabrik Arwana di Mojokerto, Jawa Timur Senin (13/11).

Oleh karena itu, Arwana hanya perlu menganggarkan dana untuk belanja mesin produksi. Perusahaan yang tercatat dengan kode saham ARNA di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut menyediakan dana Rp 200 miliar. Sumbernya berasal dari dana kas.

Bukan tanpa maksud Arwana memperbesar kapasitas produksi Plant IV. Mereka ingin memproduksi keramik merek UNO berukuran 50x50 centimer (cm).

Ada dua pertimbangan Arwana. Pertama, respon pasar terhadap keramik UNO cukup memuaskan mereka. Dari Januari-September, penjualan keramik UNO berkontribusi 41% terhadap total penjualan. Porsi penjualan itu naik ketimbang periode yang sama tahun lalu yakni 28%. Nah, tahun depan, Arwana ingin penjualan keramik UNO berkontribusi hingga 45%.

Kedua, Arwana ingin memangkas ongkos pengangkutan sebesar 8%–10% dari harga produk. Kalau bisa memproduksi keramik UNO di Palembang, perusahaan itu tak harus merogoh kocek ekstra untuk mendatangkan keramik UNO dari pabrik yang ada di Jawa. Sejatinya, keramik UNO sudah diproduksi di Plant II Serang, Banten dan Plant III Gresik, Jawa Timur.

Informasi saja, keramik UNO merupakan salah satu produk Arwana yang proses produksinya sudah menggunakan teknologi canggih. Perusahaan tersebut menyebutkan dengan teknologi digital printing.

 

Pabrik baru

Adapun saat ini, Arwana memiliki lima pabrik dengan total kapasitas produksi terpasang sebesar 57,4 juta m² keramik per tahun. Dengan kapasitas segitu, manajemen Arwana mengklaim telah menduduki posisi 14 sebagai pemilik kapasitas produksi terpasang keramik terbesar di dunia.

Pabrik terbaru yang beroperasi tahun ini adalah Plant V Mojokerto, Jawa Timur. Kapasitas produksinya 8 juta m² keramik per tahun. Arwana berharap, kehadiran pabrik tersebut bisa mendukung efisiensi produksi karena jarak yang lebih dekat dengan target pasar.

Nilai investasi Plant V Mojokerto mencapai Rp 300 miliar. "Pabrik ini dibuat untuk memenuhi permintaan keramik dinding di Jawa Timur dan Indonesia Timur," terang Rudy.

Empat pabrik lain yakni, Plant I Tangerang, Banten dengan kapasitas produksi 3 juta m² keramik, Plant II Serang dengan kapasitas produksi 20 juta m² keramik dan Plant III Gresik dengan kapasitas 20 juta m² keramik. Satu lagi yakni Plant IV Palembang dengan kapasitas mencapai 8 juta m² keramik.

Namun, utilitas atau tingkat keterpakaian mesin produksi Arwana belum 100%. Mereka memperkirakan tahun ini total utilitas produksi sekitar 51 juta m²–52 juta m² keramik.

Dari Januari-September 2017, produksi keramik Arwana sudah mencapai 87% dari proyeksi utilitas. Kalau hingga bulan ini, mereka memperkirakan produksi telah mencapai 94%. Proyeksi itu sudah memasukkan libur produksi momentum Lebaran.

 


Reporter Klaudia Molasiarani
Editor Sanny Cicilia

MANUFAKTUR

Feedback   ↑ x
Close [X]