kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

BKPM Janjikan Tax Holiday Investasi Kilang 11 Tahun

Kamis, 15 Juli 2010 / 22:34 WIB

BKPM Janjikan Tax Holiday Investasi Kilang 11 Tahun
Berita Terkait

JAKARTA. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan mengupayakan pemberian keringanan pajak (tax holiday) selama 11 tahun bagi para investor yang akan membangun kilang di Indonesia.

Namun, untuk bisa mewujudkan pemberian insentif pajak selama itu, Kepala BKPM Gita Wirjawan mengaku harus berbicara terlebih dahulu dengan Menteri Keuangan (Kemenkeu) sebagai penanggung jawab anggaran.

"Ada sejumlah rencana pembangunan kilang di beberapa lokasi di Indonesia. Calon investornya mengaku butuh insentif fiskal untuk
meningkatkan Internal Rate of Return (IRR) yang saat ini di bawah 14,7%. Mereka meminta insentif itu diberikan selama 11 tahun seperti
yang Vietnam dan Malaysia berikan untuk kilang," kata Gita, Kamis (15/7).

Dengan tax holiday itu, menurut Gita, Indonesia bisa bersaing dengan negara lain seperti Vietnam yang juga memberikan insentif yang sama. Bahkan, Malaysia memberikan tax holiday dalam waktu yang lebih panjang. "Dalam waktu dekat saya akan bicara dengan Menteri Keuangan agar menyampaikan usulan insentif fiskal ini
ke Presiden," imbuhnya.

Namun ia memastikan, pemerintah hanya mempersiapkan tax holiday berupa pembebasan pajak penghasilan perusahaan, bukan pajak pertambahan nilai (PPN) atas produk BBM yang dihasilkan kilang.

Kebutuhan insentif fiskal bagi investor kilang juga disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan. "Pemerintah harus segera memutuskan pemberian fasilitas fiskal itu karena Vietnam sudah lebih dulu memberikan," ujarnya. Karen menambahkan, saat ini, Pertamina tengah menyeleksi calon mitra untuk membangun sejumlahkilang di Indonesia.

Selain membutuhkan insentif fiskal, Gita bilang, pembangunan kilang baru juga membutuhkan pasokan listrik yang mencukupi. Karena, jika pasokan setrum kurang, kilang tersebut tidak bisa berproduksi. "Sekarang memang akan masuk pasokan listrik dari beberapa pembangkit hingga mencapai 10.000 MW. Tapi, harus dilihat pasokan listrik 5 tahun-10 tahun ke depan,"pungkas Gita.


Reporter: Gentur Putro Jati
Editor: Cipta Wahyana

Komentar
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 3.9175

Close [X]
×