INDUSTRI
Berita
Dengan Minapadi, Petani Lebih Untung

PRODUKTIVITAS LAHAN

Dengan Minapadi, Petani Lebih Untung


Telah dibaca sebanyak 1904 kali
Dengan Minapadi, Petani Lebih Untung

KARAWANG. Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang menghitung, pendapatan petani akan mengalami kenaikan signifikan dengan sistem Minapadi yang dilansir oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini.

Dengan sawah yang digarap tanpa menanam benih ikan, maka petani akan mendapatkan pendapatan sebanyak Rp 14 juta per hektar. Namun dengan menyediakan lahan 12% dari satu hektare untuk ikan nila, maka petani akan mendapatkan pendapatan sebanyak Rp 23 juta.

"Setelah kami uji yang terbaik itu adalah ikan nila," jelas Muhammad Nurdin, Kasi Teknik Usaha Produksi BLUPPB Karawang.

Pemerintah pernah mengujicoba Minapadi ini pada tahun 2007 dengan menanam ikan mas. Untuk wilayah Karawang, jenis ikan yang sesuai adalah nila. menurut Nurdin lebih tepat menggunakan ikan Nila yang waktu panennya lebih singkat. Daerah yang paling banyak yang menggunakan system ini adalah jawa Barat disusul Jawa Timur dan Banten.

SEkadar kilas balik, KKP berupaya untuk memadukan produksi perikanan bersamaan dengan produksi pertanian dengan menanam padi sekaligus menanam bibit ikan dilahan yang sama.

Telah dibaca sebanyak 1904 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Siap-siap, mobil murah tak lagi terjangkau

    +

    Harga mobil LCGC kemungkinan naik akibat inflasi dan pengurangan insentif.

    Baca lebih detail..

  • Adu gengsi produsen otomotif

    +

    Tren mobil baru di ajang Indonesia International Motor Show 2014.

    Baca lebih detail..