kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Ekspor Mobil RI Melonjak Awal 2026, Toyota Jadi Jawara CBU


Kamis, 12 Februari 2026 / 09:59 WIB
Ekspor Mobil RI Melonjak Awal 2026, Toyota Jadi Jawara CBU
ILUSTRASI. Pengiriman mobil utuh (CBU) dan terurai (CKD) buatan Indonesia ke luar negeri mencetak rekor di awal 2026. Lihat merek mana yang paling mendominasi pasar ekspor! (Dok/IPCC)


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan kendaraan roda empat atau lebih buatan dalam negeri ke luar negeri alias ekspor berhasil menunjukkan performa positif, awal 2026.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, ekspor mobil utuh atau completely built-up (CBU) mencapai 40.003 unit, melesat dua digit, tepatnya 19,7 persen dibandingkan Januari 2025, yaitu 33.423 unit.

Lonjakan lebih tinggi terjadi pada ekspor segmen mobil dalam bentuk terurai ataupun completely knocked down (CKD).

Baca Juga: Daya Beli Melemah, Ekonom Nilai Insentif EV Masih Dibutuhkan Industri Otomotif

Ilustrasi ekspor mobil Toyota

Sepanjang periode sama, pengiriman CKD tercatat 6.036 set unit, tumbuh dua kali lipat dibandingkan periode tahun lalu sebanyak 3.015 set unit.

Ekspor komponen pun mencatatkan akselerasi signifikan. Sepanjang bulan pertama tahun ini, total pengiriman komponen mencapai 12.449.248 pieces (pis), naik sekitar 70 persen dari Januari 2025 yang sebesar 7.319.032 pis.

Kendati demikian, jika dibandingkan dengan Desember 2025, sebagian indikator mengalami penyesuaian. Ekspor CBU turun 9,6 persen dari 44.269 unit menjadi 40.003 unit pada Januari 2026.

Sebaliknya, ekspor CKD masih mencatatkan kenaikan 11,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 5.424 set unit. Sementara itu, ekspor komponen meningkat tipis 4,5 persen dari 11.913.652 pis.

Baca Juga: Ketidakpastian Insentif 2026 Berpotensi Tekan Pertumbuhan Kendaraan Listrik

Ilustrasi ekspor mobil.

Toyota Mendominasi Ekspor

Berdasarkan merek, Toyota menjadi kontributor terbesar ekspor CBU pada Januari 2026 dengan volume 11.581 unit. Daihatsu berada di posisi kedua dengan 10.793 unit, disusul Mitsubishi Motors sebanyak 9.436 unit.

Hyundai mencatatkan ekspor 4.080 unit, diikuti Honda 1.772 unit dan Suzuki 1.714 unit. Adapun Isuzu mengekspor 492 unit, Wuling 120 unit, serta Hino 15 unit.

Pada segmen CKD, Mitsubishi Motors memimpin dengan 3.644 set unit. Hyundai menyusul 1.200 set unit, kemudian Suzuki 912 set unit dan Wuling 280 set unit.

Untuk ekspor komponen, Toyota mendominasi dengan 11.302.944 pis. Honda mencatatkan 1.011.020 pis, disusul Hino 127.634 pis, Hyundai 4.482 pis, dan Suzuki 3.168 pis.

Baca Juga: Penjualan Mobil Premium, Antara Kondisi Ekonomi dan Loyalitas Calon Pembeli

Berikut rapor ekspor mobil dari Indonesia Januari 2026:

CBU

  1. Toyota: 11.581 unit
  2. Daihatsu: 10.793 unit
  3. Mitsubishi Motors: 9.436 unit
  4. Hyundai: 4.080 unit
  5. Honda: 1.772 unit
  6. Suzuki: 1.714 unit
  7. Isuzu: 492 unit
  8. Wuling: 120 unit
  9. Hino: 15 unit

CKD

  1. Mitsubishi Motors: 3.644 set unit
  2. Hyundai: 1.200 set unit
  3. Suzuki: 912 set unit
  4. Wuling: 280 set unit

Komponen

  1. Toyota: 11.302.944 pis
  2. Honda: 1.011.020 pis
  3. Hino: 127.634 pis
  4. Hyundai: 4.482 pis
  5. Suzuki: 3.168 pis

Selanjutnya: SMF Beberkan Sejumlah Tantangan yang Bisa Pengaruhi Kinerja Pembiayaan

Menarik Dibaca: Itel City 200: HP Murah Tahan Banting, Baterai Tahan 4 Tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×