| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Honda garap pasar motor bebek 150 cc

Rabu, 08 Juni 2016 / 11:43 WIB

Honda garap pasar motor bebek 150 cc

JAKARTA. PT Astra Honda Motor (AHM) mengeluarkan sepeda motor bebek bermesin 150 cc untuk melengkapi pilihan sepeda motor bebek merek Honda di Indonesia. Motor berjuluk Supra GTR 150 cc ini untuk mengisi segmen konsumen sepeda motor bebek kelas atas.

Meski pasar sepeda motor bebek tidak terlalu besar, hanya 10% dari total penjualan AHM, tetapi agen pemegang merek (APM) sepeda motor Honda berusaha melengkapi pilihan segmen sepeda motornya. "Kami mau memenuhi kebutuhan semua konsumen meski pasarnya kecil," kata Johanes Loman Executive Vice President AHM, Selasa (07/06).

Sebelumnya AHM tidak memiliki sepeda motor bebek yang bermesin 150 cc. Dengan adanya produk anyar tersebut, AHM berharap bisa membantu penjualan sepeda motor bebek yang belakangan ini memudar. Sebagaimana diketahui, pamor sepeda motor bebek kalah bersaing dengan sepeda motor matik.

Dengan menawarkan sepeda motor mesin terbilang lebih besar dari sepeda motor bebek biasa, Loman menyebut, Supra GTR 150 cc bisa digunakan untuk touring jarak jauh layaknya sepeda motor sport. "Selain bisa digunakan untuk kendaraan sehari-hari, sepeda motor ini bisa digunakan untuk perjalanan jarak jauh," lanjutnya.

Meski belum terlihat adanya geliat dari penjualan sepeda motor ini, namun Loman mengklaim pihaknya telah mencatatkan angka pemesanan cukup banyak. Untuk itu Loman menargetkan, penjualan sepeda motor anyar ini bisa mencapai 8.000 unit per bulan.

Dari sisi spesifikasi mesin, motor terbaru dari Honda ini akan menyaingi kompetitornya, yakni Suzuki Satria dan Yamaha MX-King. Di segmen ini, Suzuki Satria tampil sebagai penguasa pasar.

Adapun APM sepeda motor lainnya seperti PT Kawasaki Motor Indonesia tak tertarik menyusul langkah Honda yang terjun di bisnis sepeda motor bebek 150 cc.

Michael Chandra Tanadhi, Head Sales & Promotion KMI bilang, pihaknya tidak tertarik menyasar sepeda motor bebek karena permintaan pasar sangat sedikit. "Penjualan sepeda motor bebek itu tidak naik tetapi juga tidak turun, segitu saja dari tahun lalu," kata Michael kepada KONTAN pada Selasa (07/06).

Untuk itu, Michael bilang, Kawasaki memilih fokus menggarap sepeda motor sport. Saat ini, KMI juga fokus menghabiskan stok Kawasaki Ninja 2 tak yang sudah tak diproduksi lagi. Michael memproyeksikan penjualan motor bulan Ramadan ada kenaikan sekitar 15% ketimbang bulan-bulan biasanya.

 


Reporter: Juwita Aldiani
Editor: Dupla Kartini

BISNIS SEPEDA MOTOR

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0436 || diagnostic_web = 0.2226

×