INDUSTRI
Berita
Hotel Best Western Serpong akan beroperasi Juni

BISNIS KONDOTEL

Hotel Best Western Serpong akan beroperasi Juni


Telah dibaca sebanyak 1970 kali
Hotel Best Western Serpong akan beroperasi Juni

TANGERANG. Kondominium hotel (kondotel) terbaru milik Gapuraprima Group yang berlokasi di Serpong, Tangerang siap untuk beroperasi tahun ini juga.

Untuk operasional kondotel, Gapuraprima bekerjasama dengan Best Western International yang berpengalaman mengelola hotel standar bintang empat, yang dinamai Best Western Serpong.

Ada 300 unit kondotel yang ditawarkan di Best Western Serpong, dengan harga Rp 500 juta-Rp 1,5 miliar per unit. "Sejak dipasarkan Januari, penjualan sudah mencapai 40%," terang Direktur Pemasaran Gapuraprima Group Rendy Pangau di Tangerang, Kamis (26/4).

Rencananya, hotel ini akan beroperasi bulan Juni nanti, dipercepat dari rencana semula bulan September. Sebenarnya, Gapuraprima Group membangun dua tower kondominium yang mencakup 605 unit di tower A dan 565 unit di tower B.

Namun hanya 300 unit di lantai 19-27 tower B yang akan dioperasikan oleh Best Western International. "Kalau permintaan bagus, jumlahnya bisa kami tambah menjadi 400 unit," imbuh Rendy.

Best Western Serpong menjanjikan garansi sewa 10% per tahun untuk dua tahun pertama, dan bagi hasil sebesar 70% keuntungan dari tahun ketiga sampai kesepuluh. Rendy memperkirakan capital gain kondotel ini bisa mencapai 15%-20% per tahun.

Sementara target pasar Best Western Serpong adalah penumpang Bandara Soekarno-Hatta, yang jumlahnya mencapai 40.000 orang per hari. "Kami menjalin kerjasama dengan maskapai penerbangan guna mendapat limpahan penerbangan yang delay, juga layanan haji," terang Rendy.

Sayangnya, manajemen Gapuraprima Group belum bersedia membocorkan tarif menginap per malam di Best Western Serpong sebelum hotel resmi beroperasi. Yang jelas, perusahaan percaya diri tingkat okupansi bisa mencapai 90% di akhir tahun.

Best Western Serpong sebenarnya merupakan proyek Gapuraprima Group yang sempat lama mangkrak dan bergonta-ganti nama. Dimulai tahun 2003 silam, pembangunannya baru rampung tahun 2011. Namun, Rendy membantah proyek itu berjalan lambat. "Kami fokus membangun area komersial lebih dulu," kilahnya.

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 1970 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..