kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.887
  • SUN99,38 -0,55%
  • EMAS614.076 -0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Integrasi sawit – sapi kurangi biaya pemeliharaan

Selasa, 14 November 2017 / 19:36 WIB

Integrasi sawit – sapi kurangi biaya pemeliharaan

Proyek Wika Gedung ---- Pekerja beraktivitas pada penutupan atap proyek pembangunan Jakarta International Velodrome Rawamangun atau arena balap sepeda berstandar internasional yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya Bagunan Gedung Tbk (WIKA Gedung) di Jakarta, Rabu (01/11) Selain mengerjakan kompleks olahraga Jakarta International Velodrome Rawamangun , WIKA Gedung juga sedang merampungkan pembangunan fasilitas arena ketangkasan berkuda, Jakarta International Equestrian Park Pulomas. Dua proyek senilai Rp 926 miliar ini setelah rampung akan digunakan dalam pesta olahraga Asian Games 2018 pada 18 Agustus 2018 sampai 2 September 2018. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/01/11/2017

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Agro Lestari (AAL) telah menerapkan integrasi perkebunan kelapa sawit dengan peternakan sapi. Integrasi perkebunan kelapa sawit dengan peternakan sapi diakui mengurangi biaya perawatan.

“Dampak langsung dari integrasi pada perawatan sebesar 30% sampai 40% terkurangi karena tanaman hijau menjadi makanan koloni sapi,” ujar Head of Cattle Division AAL, Widayanto, Selasa (14/11).

Widayanto bilang integrasi tersebut telah dilakukan sejak tahun 2012. Namun, importasi bibit sapi perdana dilakukan pada Juni 2016.

Industri peternakan sapi AAL terbagi menjadi dua. Pertama adalah pengembangan sapi untuk kembang biak dan kedua adalah penggemukan sapi.

Industri penggemukan sapi diakui lebih menguntungkan. Widayanto bilang perputaran uang dalam penggemukan sapi lebih cepat. “Rotasi penggemukan sapi terjadi tiap tiga bulan,” terang Widayanto.

Integrasi diakui tidak menimbulkan masalah bagi perkebunan sawit. Widayanto bilang, kotoran sapi memberikan tambahan unsur organik pada perkebunan sawit.

Meski begitu masih banyak industri perkebunan sawit yang belum menerapkan sistem integrasi sawit-sapi. PT Bakrie Sumatera Plantation mengaku masih belum menerapkan integrasi sawit-sapi.

“PT Bakrie Sumatera Plantation akan berupaya memanfaatkan lahan, namun saat ini masih lebih focus pada produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) dan Crude Palm Oil (CPO),” jelas Andi W Setianto, Direktur Investor Relations PT Bakrie Sumatera Plantation.


Reporter: Abdul Basith
Editor: Yudho Winarto

AGRIBISNIS

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×