kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.552
  • SUN103,81 -0,11%
  • EMAS609.032 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

KPAI dan Whatsapp bahas konten GIF porno

Senin, 13 November 2017 / 17:20 WIB

KPAI dan Whatsapp bahas konten GIF porno

The Tenor GIF application is seen on a mobile phone screen in this illustration photo November 7, 2017. REUTERS/Thomas White/Illustration

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Heboh kasus konten pornografi yang terdapat pada layanan GIF Whatsapp terus berlanjut. Kali ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengundang perwakilan Whatsapp untuk memberi penjelasan mengenai pengamanan konten mereka untuk anak-anak.

"Pihak Whatsapp yang hadir memberikan klarifikasi mengenai konten yang disediakan vendor mereka. Saat ini, KPAI berusaha untuk dapat berkomunikasi dengan pimpinan Whatsapp karena ini menyangkut keselamatan 85 juta anak Indonesia."

"Kalau dibiarkan akan memiliki potensi terpapar konten porno yang mengganggu tumbuh kembang," ucap Susanto, Ketua Komisioner KPAI dalam press conference di gedung KPAI, Senin (13/11).

Dari pertemuan tersebut, didapatkan beberapa kesepakatan. Pertama pihak Whatsapp juga keluarga besar Facebook (Facebook) dapat memberikan layanan yang aman dan nyaman pada anak Indonesia.

 Kedua, bersepakat untuk mencegah konten berbau pornografi di seluruh produk Facebook. Ketiga, memperketat kerja sama dengan pihak ketiga atau vendor.

Whatsapp mengungkapkan, konten pornografi tersebut disediakan oleh vendor mereka yakni Tenor dan Giphy.

Keempat, meminta penghapusan konten porno 100 persen. Sebab, saat ini belum semua konten porno tersebut dihapus dari aplikasi-aplikasi keluarga Facebook.

 Kelima, meminta Facebook untuk menghadirkan perwakilan Whatsapp secara resmi di Indonesia, termasuk aplikasi Instagram yang juga dimiliki oleh Facebook.

Harapannya, dengan kehadiran manajemennya di Indonesia, menjadi bukti komitmen Facebook untuk melindungi anak Indonesia.

"Terakhir kita akan memperkuat literasi digital, termasuk pada anak anak. Bagaimana memanfaatkan media sosial untuk arah kepada pendidikan dan menjauhkan dari hal berbau negatif," ucap Margaret Aliyatul Maimunah, Komisioner bidang pornografi dan cyber di kesempatan yang sama.

Pihak Facebook yang hadir untuk diskusi bersama KPAI tidak memberikan tanggapan. (Setyo Adi Nugroho)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com, berjudul: KPAI Bertemu Whatsapp Bahas Konten GIF Porno


Sumber : Kompas.com
Editor : Barratut Taqiyyah Rafie

TELEKOMUNIKASI

Berita terbaru Industri

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]