: WIB    --   
indikator  I  

Pasar perkakas berpotensi tumbuh 20%

JAKARTA. Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia ikut mendorong permintaan industri perkakas rumah tangga, terutama kulkas dan mesin cuci.

Iffan Suryanto anggota Electronic Marketer Club (EMC) memperkirakan, pertumbuhan penjualan perkakas seperti kulkas misalnya, mengalami kenaikan penjualan hingga 20% dari tahun ini. "Ini seiring dengan akses listrik yang bertambah," kata di Jakarta (2/1).

Pada tahun 2011 lalu, penjualan kulkas nasional tercatat 3,2 juta unit. Selain akses sambungan listrik yang naik, kenaikan pasar kulkas tahun ini terjadi karena dukungan Pendapatan Domestik bruto (PDB) nasional yang diperkirakan mencapai US$ 4.000, atau naik dari tahun 2011 sebesar US$ 3.500.

Selain kulkas, pertumbuhan pasar mesin cuci juga bakal terjadi di tahun 2012. Iffan bilang, penjulan mesin cuci akan naik hingga 20% dari penjualan tahun 2011 lalu sebesar 1,65 juta unit.

Sementara itu, produsen perkakas rumah tangga dari PT Hartono Istana Teknologi(Polytron) memperkirakan pasar penjualan kulkas merek Polytron akan tumbuh 10% tahun ini. “Pasar bertambah karena jumlah apartemen, perumahan, dan real estate ikut bertambah,” terang Santo Kadarusman, Public Relations & Marketing Event Manager Polytron.

Sementara penjualan mereka tahun 2011 lalu, Polytron mencatat pertumbuhan penjualan kulkas sebesar 10% dan mesin cuci sebesar 15% dengan porsi pasar masing-masing 7% dan 10% .


Reporter Arif Wicaksono
Editor Asnil Bambani Amri
INDUSTRI PERKAKAS RUMAH TANGGA

Feedback   ↑ x