Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan keamanan siber berbasis platform dan layanan terpadu di kawasan Asia Pasifik.
Presiden Direktur CYBR, Patrick Dannacher mendorong transformasi bisnis dari penyedia solusi keamanan siber berbasis produk terpisah menjadi penyedia layanan terintegrasi dengan standar operasional setara industri telekomunikasi di Asia Tenggara.
Transformasi ini ditopang pengembangan solusi internal, salah satunya seri IntelliBroń, produk keamanan siber yang dikembangkan sepenuhnya di Indonesia.
Solusi tersebut mengintegrasikan analitik ancaman berbasis kecerdasan buatan, respons insiden otomatis, serta kapabilitas keamanan teknologi operasional (OT) untuk melindungi infrastruktur kritikal, pelaku usaha, hingga individu dari ancaman siber.
Selain penguatan produk, ITSEC Asia juga memperluas layanan inti managed security services melalui pemantauan 24 jam, peningkatan standar layanan, serta sistem respons dan evaluasi insiden yang lebih cepat.
Perusahaan menilai, peningkatan ini memberikan dampak langsung bagi klien. Antara lain percepatan deteksi ancaman, penurunan eskalasi insiden, serta peningkatan kepercayaan jangka panjang di berbagai sektor strategis.
Baca Juga: Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam, Lindungi Pelanggan Lewat Teknologi AI
ITSEC Asia juga berperan dalam penguatan ketahanan siber nasional melalui pengembangan kapabilitas lokal dan perlindungan sektor-sektor kritikal.
"Inisiatif jangka panjang yang dijalankan mencakup riset kriptografi pasca-kuantum untuk membantu organisasi mempersiapkan risiko keamanan di era teknologi mendatang," kata Patrick, dalam keterangan resmi, Rabu (11/2).
Dalam 12 bulan terakhir, perusahaan menjalankan strategi ekspansi internasional yang memperkuat posisinya di pasar domestik sekaligus memperluas jaringan global. Saat ini, ITSEC Asia memiliki lebih dari 400 profesional yang tersebar di Indonesia, Singapura, Australia, Mauritius, dan Dubai.
Patrick Dannacher sendiri memiliki lebih dari dua dekade pengalaman kepemimpinan di bidang keuangan, private equity, dan keamanan siber. Ia mulusan University of Applied Sciences Basel dan memulai karier di STG Coopers and Lybrand AG sebelum menempati berbagai posisi senior di institusi keuangan serta membangun sejumlah perusahaan teknologi dan keamanan siber.
Atas kepemimpinannya tersebut, Patrick Dannacher baru-baru ini menerima penghargaan CEO of the Year APAC kategori Solution Provider dalam ajang The Fast Mode Awards 2025.
“Kepemimpinan di bidang keamanan siber bukan hanya tentang teknologi. Ini tentang kepercayaan, disiplin, dan akuntabilitas dalam skala besar," tegas Patrick.
Selanjutnya: Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk
Menarik Dibaca: Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













