: WIB    --   
indikator  I  

PPRO caplok lahan 1,5 ha di Malang

PPRO caplok lahan 1,5 ha di Malang

JAKARTA. PT PP Properti Tbk (PPRO) kembali menambah cadangan lahan (land bank) dengan mengakuisisi lahan di Malang seluas 1,5 hektare (ha)

Taufik Hidayat, Direktur Utama PPRO mengatakan, lahan tersebut akan dipakai untuk mengembangkan proyek tiga menara apartemen mahasiswa bebas narkoba yang akan diluncurkan pada Juli nanti.

“Penambahan lahan di Malang merupakan bagian dari strategi jangka panjang PPRO untuk menopang pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan di masa mendatang,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (18/4).

Taufik menjelaskan, lahan yang diakusisi PPRO memiliki lokasi strategis karena terletak di sekitar kampus ternama seperti Unibraw, Universitas Muhammadiyah Malang, serta sejumlah institusi pendidikan lain.

Menurutnya, Malang merupakan salah satu kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Timur dengan potensi sektor pariwisata yang kian menggiurkan. Selain itu, Malang juga dikenal sebagai pusat pendidikan utama di Pulau Jawa.

Langkah akuisisi lahan di Malang ini semakin memperkuat kehadiran PPRO di Jawa Timur. Belum lama ini, PPRO juga telah mengakuisisi lahan di Surabaya, Jawa Timur untuk pengembangan proyek baru.

Cadangan lahan itu terletak di Wiyung, Surabaya seluas 2,2 hektare. Di atas lahan ini, PPRO akan membangun proyek apartemen sebanyak lima menara untuk konsumen kelas premium di Surabaya yang merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Dalam proyek ini, PPRO bersama dengan pemilik lahan PT Gunungsari Saktijaya akan membentuk perusahaan joint venture di mana PPRO menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 80% dari modal dasar yang ditempatkan senilai Rp294 miliar.

PPRO juga telah menambah cadangan lahan di Embong Sawo, Surabaya yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan proyek properti lanjutan. Saat ini, proyek di kawasan ini masih memasuki fase desain.

Perusahaan berharap tambahan lahan akan semakin memudahkan ekspansi untuk menopang pertumbuhan kinerja di masa mendatang.


Reporter Dina Mirayanti Hutauruk
Editor Dupla KS

INDUSTRI PROPERTI

Feedback   ↑ x
Close [X]