: WIB    —   
indikator  I  

Program CSR Aqua dukung UKM & ekonomi rakyat

Program CSR Aqua dukung UKM & ekonomi rakyat

PASURUAN. PT Tirta Investama menggaet pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan masyarakat sekitar untuk mendukung ekonomi masyarakat. Lewat program Aqua Lestari, perusahaan air minum kemasan ini melibatkan dua pabrik yaitu di Keboncandi dan Pandaan dalam kegiatan salah satunya pemasaran usaha.

Hari Wicaksono, Koordinator Corporate Sosial and Responsibility, PT Tirta Investama Keboncandi mengatakan, ada berbagai program yang dilakukan untuk mendukung ekonomi masyarakat. Kegiatannya seperti konservasi sumber daya air, bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk menanam bunga edelwise, sekolah sahabat mata air, arisan jamban sehat, serta pembentukan koperasi untuk perajin batik di Desa Mendalan, Pasuruan.

"Kami sudah bekerja sama dengan beberapa pihak seperti pemerintah setempat, kepolisian, stakeholder hingga organisasi dan masyarakat untuk menjalankan Aqua Lestari," ujar Hari.

Sebelumnya, Aqua bekerja sama dengan lembaga sosial yaitu Social Investment Indonesia (SII) dan membuka koperasi pada tahun 2013. Anggota koperasi yang aktif hingga kini 870 anggota. Selain membangun koperasi, lembaga sosial pun memberi pendampingan membatik, peternakan, pertanian organik, pengolahan makanan dan minuman, serta bengkel sepeda.

Salah satu anggota koperasi yang menerima manfaat dalam pengembangan usaha yaitu Fitria, perajin sekaligus ketua kelompok batik di Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Pasuruan. "Sebelumnya tidak ada bantuan ataupun terbentuk sentra batik tulis di sini. Dengan adanya pelatihan yang diberi cukup membantu perekonomian warga," kata Fitri kepada KONTAN. Hanya saja, selain pelatihan Fitri juga berharap bantuan pemasaran hingga luar pulau Jawa.

Tidak hanya pabrik Aqua di Keboncandi, pabrik PT Tirta Investama di Pandaan pun menjalankan program bank sampah dan menjaga keanekaragaman hayati di Ledhug. Salah satu masyarakat lokal yang digaet komunitas satu daun. Mitra Aqua Lestari, Kasiman, pun cukup terbantu dalam mengembangkan kehidupan lingkungan desa.

"Awalnya memang terbentur saat diberitahu ingin lakukan program-program, karena masyarakat disini tidak berpendidikan tinggi. Tetapi, ketika dijabarkan dan diberitahu untuk menjaga keanekaragaman hayati seperti membuat sumur resapan, pembuatan biopori dan lainnya, maka program bisa terlaksana dan disetujui masyarakat sekitar," ungkap Kasiman, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan, Bumi Lestari.


Reporter Jane Aprilyani
Editor Rizki Caturini

MANUFAKTUR

Feedback   ↑ x
Close [X]