INDUSTRI
Berita
Ribuan pegawai Suzuki mogok kerja

Mogok kerja karyawan Suzuki

Ribuan pegawai Suzuki mogok kerja


Telah dibaca sebanyak 3020 kali
Ribuan pegawai Suzuki mogok kerja

JAKARTA. Calon pembeli mobil Suzuki bisa jadi harus lebih bersabar menanti mobil idaman. Pasalnya, sekitar 3.000 karyawan PT Suzuki Indomobil Motor di Tambun, Bekasi, yang mengurusi produksi, dan karyawan PT Suzuki Indomobil Sales yang mengurusi penjualan mobil Suzuki, sedang mogok kerja.

Belum jelas sampai kapan mereka akan menggelar mogok kerja yang sudah berlangsung sejak Senin (24/4). Asal tahu saja, pabrik ini menjadi basis produksi mobil Suzuki Carry, Mega Carry, Suzuki APV dan Ertiga di Indonesia. Jika berlangsung terus, bisa-bisa produksi di pabrik Suzuki bakal terganggu.

Sebagai gambaran, dalam kondisi normal, produksi mobil Suzuki mencapai 650 unit per hari. Taruh kata aksi mogok ini berlangsung lima hari. Alhasil, Suzuki kehilangan produksi 3.250 unit mobil.

Aulia Hafiz Osman, Pengurus Serikat Pekerja PT Suzuki Indomobil Motor-PT Suzuki Indomobil Sales, menuturkan aksi mogok ini merupakan aksi spontanitas karyawan Suzuki. "Aksi ini murni dari karyawan yang sudah selama empat bulan tidak terpenuhi haknya," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (24/4).

Ada sejumlah tuntutan yang mereka ajukan ke manajemen perusahaan otomotif ini. Salah satunya adalah penerapan upah minimum Kabupaten (UMK) Bekasi tahun 2012. Sesuai ketetapan Gubernur Jawa Barat, UMK Bekasi sebesar Rp 1,87 juta per bulan. Sejauh ini, Suzuki Indomobil masih menerapkan UMK Rp 1,43 juta per bulan.

Selain masalah UMK, menurut Aulia, Suzuki Indomobil masih berutang sejumlah kewajiban sejak tahun 2009 hingga sekarang. Misalnya, perusahaan ini belum membayar rapelan (akumulasi) selisih kenaikan upah sejak tahun 2009 hingga tahun 2012.

Mereka juga menuntut kompensasi atas penambahan jam kerja. Maklum, Suzuki menerapkan jam kerja lebih awal 15 menit dari sebelumnya.

Nah, menurut Aulia, aksi mogok kerja ini akan berhenti jika manajemen Suzuki Indomobil mau memenuhi tuntutan mereka. "Sampai saat ini kami belum menerima itikad baik ini," katanya.

Akira Utsumi, Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor-PT Suzuki Indomobil Sales, berjanji akan menyelesaikan persoalan ini. Dia menyatakan, Suzuki Indomobil masih bernegosiasi dengan para perwakilan karyawan.

Utsumi juga menjamin, produksi Suzuki tak terganggu. "Aktivitas pabrik Suzuki berjalan seperti biasa, selama kami melakukan negosiasi dengan pekerja," klaimnya.

Joko Utomo 4W Marketing Planning-Marketing Brand II Section Head Deputy General Manager Suzuki Indomobil Sales, menambahkan, mogok kerja ini tidak mengganggu penjualan Suzuki. Aksi ini juga tak mengganggu jadwal pengiriman mobil kepada para pemesannya.

Editor: Djumyati Partawidjaja
Telah dibaca sebanyak 3020 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..