kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Zentara Perkuat Keamanan Siber di Indonesia dengan Empat Layanan Unggulan


Kamis, 12 Februari 2026 / 21:22 WIB
Zentara Perkuat Keamanan Siber di Indonesia dengan Empat Layanan Unggulan
ILUSTRASI. AI (Artificial Intelligence) (REUTERS/Dado Ruvic)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - TANGERANG. Produsen keamanan siber PT Mars Bumi Indonesia (Zentara Technologies) menargetkan penguatan posisi sebagai pemain baru teknologi keamanan digital di Indonesia.

CEO Zentara Technologies Regal Rauniyar Star mengatakan, sejak dibangun pada tahun lalu, pihaknya ingin membangun perusahaan teknologi asal Indonesia yang mampu melayani klien dengan standar global. 

"Kami saat ini memiliki sekitar 30–35 tenaga ahli dan berfokus pada empat lini utama, yakni Cyber Security, Intelligence, Enterprise Solution, dan Research & Development (R&D) Labs," ujar Regal di kantor Zentara, Tangerang, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Risdianto Diangkat Jadi Ketua Umum ASSI Periode 2026–2029

Regal menjelaskan, solusi keamanan siber Zentara mencakup tiga pilar utama, yakni offensive, defensive, dan compliance. Selain menawarkan layanan, Regal mengungkap, Zentara juga mengembangkan produk teknologi sendiri.

“Dengan terjun langsung memberikan layanan ke klien seperti bank atau institusi keuangan, kami bisa memahami masalah riil di lapangan dan mengembangkan solusi yang lebih tepat,” jelasnya.

Dari sisi pasar, Zentara menargetkan klien tier satu seperti perbankan dan lembaga keuangan, layanan kesehatan, ritel, hingga e-commerce.

Selain itu, Zentara juga menyasar infrastruktur kritikal seperti sektor energi dan proyek pemerintah. 

Adapun salah satu fasilitas andalan Zentara adalah Security Operations Center (SOC) yang beroperasi selama 24 jam. Di pusat operasi ini, analis di berbagai level memantau dan menyaring potensi serangan siber yang masuk ke sistem klien. Potensi serangan tersebut bisa mencapai jutaan setiap harinya.

Terkait penerapan kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI), Regal bilang implementasinya dalam sistem keamanan tidak bisa dilakukan tanpa pengujian yang ketat.

“Sistem ini mengelola data dan transaksi penting, sehingga akurasinya harus benar-benar teruji,” terangnya..

Baca Juga: Pemerintah Andalkan Teknologi Lanjutan, Capai Target Lifting Migas 605,3 Ribu Barel

Lebih lanjut, Regal menerangkan, pihaknya juga menghadapi  tantangan persepsi terhadap produk teknologi dalam negeri. Zentara juga mendirikan entitas di Singapura untuk memperkuat posisi di mata global.

“Awalnya kami ingin sepenuhnya membawa nama Indonesia. Namun di pasar global, faktor persepsi masih berpengaruh, ” ujarnya.

Regal menambahkan, bisnis cyber security di Indonesia memang belum menambah nilai ekonomi yang signifikan terhadap negara. Namun, Zentara menargetkan dapat mengekspor teknologi, meskipun belum dalam waktu dekat.

Ia menyadari, teknologi merupakan hal ekspornya masih minim di Indonesia. Dengan begitu, ia berharap bisnis ini dapat berkontribusi lebih besar secara ekonomi dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×