kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.619
  • EMAS590.870 -0,68%

Serikat pekerja Pertamina bersatu belum rela akusisi Pertagas oleh PGN

Kamis, 05 Juli 2018 / 20:16 WIB

Serikat pekerja Pertamina bersatu belum rela akusisi Pertagas oleh PGN
ILUSTRASI. Serikat pekerja menyegel ruang Arcandra Tahar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akusisi PT Pertamina Gas (Pertagas) oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk sudah berjalan. Perjanjian secara resmi terkait akusisi tersebut pun sudah dilakukan pada awal pekan ini. Namun Federasi Serikat Perkerja Pertamina Bersatu (FSPPB) masih juga menolak akusisi tersebut. 

Presiden FSPPB, Arie Gumilar mengatakan gas bumi adalah salah satu sumber energi penting bagi negara yang memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan energi nasional.


Makanya sudah sepatutnya gas bumi dikelola oleh Negara bukan publik sesuai yang tertulis pada Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 2. "Hal tersebut yang mendasari FSPPB dengan tegas menyatakan menolak akuisisi Pertagas oleh PGN,” kata Arie dalam siaran persnya, Kamis (4/7).

FSPPB berpendapat, skema akuisisi yang dilakukan tidak menjamin dominasi penguasaan negara sesuai amanat konstitusi, dimana perusahaan yang 43,036% sahamnya dimiliki oleh publik/swasta (dominan pihak asing) mengakuisisi perusahaan yang 100% dimiliki negara. 

Tindakan akuisisi Pertagas oleh PGN tersebut juga berpotensi mengakibatkan kerugian negara dan patut diduga adanya tindakan penyalahgunaan wewenang yang bertujuan menguntungkan sekelompok pihak tertentu saja.


Reporter: Febrina Ratna Iskana
Editor: Yoyok

ENERGI

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0101 || diagnostic_api_kanan = 0.1870 || diagnostic_web = 0.7306

×