kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.572
  • EMAS593.896 0,51%

Tcash jajaki kerjasama dengan transjakarta, commuter line dan LRT

Kamis, 02 Agustus 2018 / 19:34 WIB

Tcash jajaki kerjasama dengan transjakarta, commuter line dan LRT
ILUSTRASI. CEO TCash, Danu Wicaksana



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tcash saat ini tengah berfokus untuk memperbanyak merchant salah satunya untuk pembayaran transportasi. Setelah resmi menggandeng Railink untuk pembayaran kereta bandara, BRT Semarang dan Blue Bird, manajemen menjajaki kerjasama untuk moda transportasi lainnya.

Danu Wicaksana, CEO Tcash menyampaikan bahwa saat ini perusahaan tengah menjajaki kerjasama dengan Transjakarta, Commuter Line dan LRT. Saat ini prosesnya masih dalam tahap pembicaraan dengan pihak-pihak tersebut, harapannya dalam waktu dekat bisa diimplementasikan.


“Dengan Transjakarta kami sedang berdiskusi cuma memang untuk Transjakarta kami ingin langsung tidak menggunakan kartu tetapi pakai QR code. Kalau pakai QR butuh perubahan infrastruktur itu yang sedang kami diskusikan dengan manajemen Transjakarta dan IT integratornya,” ujarnya di Jakarta, Kamis (2/8).

Sedangkan dengan PT Kereta Commuter Indonesia pembicaraan terus berjalan, saat ini perusahaan tengah melakukan pemindahan sistem sehingga masih menunggu stabilitas sistem tersebut. Bila nantinya pembayaran dengan QR maka infrastruktur QR scanner harus disiapkan dan membutuhkan waktu.

“Kalau KRL terus terang belum bisa janji berapa lama, kami berharap tahun ini berjalan. Sekali lagi karena kontrolnya buka di kami, maka kami tidak bisajani ini ada KCI, Transjakarta dan LRT,” lanjutnya.

Oleh karena itu, nantinya perusahaan akan meminta izin dari Bank Indonesia untuk pembayaran transportasi dibawah Rp 10.000 tidak perlu menggunakan pin. Cukup membuka aplikasi dan melakuikan scanning di mesin QR Scanner sehingga memudahkan pengguna.

“Itu sebutannya micro payment, jadi misalnya dibawah Rp 10.000 itu kami izin ke Bank Indonesia untuk pinless tetapi kalau ke Starbucks, McD dan lainnya itu harus tetap pakai pin karena keamanan pengguna. Kalau Rp 3500 kami bisa minta izin ke BI untuk pinless,” ujarnya.


Reporter: Andy Dwijayanto
Editor: Yoyok

TEKNOLOGI

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0066 || diagnostic_api_kanan = 0.0756 || diagnostic_web = 0.3070

Close [X]
×