kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

1.300 Buruh Adidas berunjuk rasa


Kamis, 18 Oktober 2012 / 15:16 WIB
ILUSTRASI. Mangga


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sebanyak 1.300 buruh pabrik sepatu Adidas dan Mizuno berunjuk rasa di depan pabrik PT Panarub Dwikarya (PDK), Kamis (18/10). PDK adalah anak perusahaan PT Panaru Industri. Panaru Industri adalah pemegang lisensi Adidas di Indonesia.

Demonstrasi ini menuntut supaya perusahaan memenuhi hak-hak para buruh. Unjuk rasa ini juga sebagai aksi solidaritas terhadap buruh yang telah dipecat karena berunjuk rasa.

Catatan saja, pada 12 Juli 2012 lalu, buruh juga berunjuk rasa supaya perusahaan membayarkan hak-haknya kepada buruh. Akibat unjuk rasa itu 1.300 buruh dipecat secara sepihak.

Ketua Umum Gabungan Serikat Buruh Independen (GBSI) Rudi HB Daman meminta Adidas turun langsung. Dia berdalih Adidas telah banyak memperoleh keuntungan atas usaha yang dilakukan para buruh yang telah di-PHK oleh PDK. "Oleh sebab itu, Adidas harus secara serius ambil bagian dalam masalah ini," tutur Rudi.

Rudi mengaku sudah pernah menyampaikan tuntutan ini secara langsung kepada Adidas. Namun, dia mengatakan tanggapan dari Adidas bersifat normatif dan datar. Oleh karena itu, tegas Rudi, Adidas memang harus serius untuk ambil bagian dan turun ke lapangan menangani permasalahan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×