kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

2018, Lion Air Group targetkan jumlah penumpang meningkat 15%-20%


Minggu, 20 Mei 2018 / 20:25 WIB
ILUSTRASI. Pesawat Lion Air


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maskapai penerbangan Lion Air Group mematok peningkatan jumlah penumpang sebesar 15%-20% pada tahun ini dari total jumlah penumpang yang mencapai 51 juta. Target tersebut sejalan dengan ekspansi perusahaan yang berencana menambah armada pesawat mereka ke depannya.

Corporate Communication Lion Air Group Ramaditya Handoko mengatakan, saat ini Lion Air Group masih dalam proses mengurus penambahan armada, serta masih dalam proses pengiriman pesawat. “Baik untuk tipe Boeing, Airbus, maupun ATR masih terjadwal,” katanya pada KONTAN, Minggu (20/5).

Untuk pengiriman Boeing MAX 8,9,10, masih ada 272 unit yang belum dikirimkan. Sedangkan Airbus A320, total ada 180 unit yang masih dalam proses pengiriman. Adapun untuk ATR, masih ada sekitar 30 unit lagi yang dalam proses pengiriman.

Nantinya, armada baru tersebut akan didistribusikan ke anak usaha. Perinciannya Boeing 737 dan Airbus A330 untuk Lion air; ATR 72-500/600 untuk Wings air; Airbus A320 dan Boeing 737 untuk Batik Air; Boeing 737 dan ATR 72-500/600 untuk Malindo Air; dan Boeing 737 dan Airbus A330 untuk Thai Lion air.

Mengenai rute domestik, Lion Air Group akan menggunakan Wings Air untuk rute-rute jarak pendek juga di bandara-bandara perintis. Sementara untuk rute-rute yang berpotensi memliki pasar kelas bisnis, perusahaan akan menggunakan Batik Air.

Terkait menambah rute, ada beberapa kendala yang dihadapi Lion Air Group. Pertama, slot jam penerbangan yang tersedia sudah mulai padat di beberapa bandara domestik. “Selanjutnya, di beberapa bandara, operation hours-nya masih terlalu pendek, sehingga rencana ekspansinya terbilang terbatas,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×