kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

3 pesawat AirAsia sempat dilarang terbang


Minggu, 22 Juli 2012 / 19:20 WIB
ILUSTRASI. Jadwal Euro 2020 Italia vs Austria: Gli Azzurri superior bagi Unsere Burschen


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA, Tiga unit pesawat AirAsia sempat ditahan dan dilarang terbang oleh petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta pada hari Jumat lalu (20/7). Penahanan pesawat terjadi karena karena maskapai AirAsia belum menyelesaikan kelengkapan administrasi pesawat.

Audrey Progastama, Communication Manager PT AirAsia Indonesia mengaku, pihaknya mengalami keterlambatan dalam menyelesaikan administrasi spare part pesawat. Akibat keterlambatan pengurusan administrasi tersebut, terjadi penumpukan penumpang di bandara Soekarno-Hatta.

Ketiga pesawat yang dilarang terbang itu adalah baru bisa terbang setelah Bea Cukai pada Sabtu siang, (21/7) mengeluarkan izin registrasinya. Tiga pesawat yang disegel dan tidak boleh terbang itu memiliki nomor register PK- AXG, PK-AXS dan PK-AXM.

Sayangnya, AirAsia Indonesia tidak menyebutkan faktor penyebab keterlambatan proses administrasi tersebut. Mereka mengaku, tidak ada kerugian yang diderita perusahaan dari penahanan tiga armada pesawat tersebut. " Tidak ada rute yang dibatalkan akibat insiden tersebut", tambah Aundrey.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×