Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sekitar 3,5 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta melalui empat Gerbang Tol (GT) utama pada arus mudik Lebaran 2026.
Sebagai bentuk kesiapan menyambut lonjakan volume kendaraan tersebut, Jasa Marga bersama stakeholder terkait telah melakukan berbagai persiapan pelayanan operasional jalan tol untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan, pihaknya menyiagakan sekitar 8.000 personel dan didukung 516 unit kendaraan operasional yang siap bertugas dalam Operasi Angkutan Lebaran (Operasi Ketupat).
Baca Juga: Azana Hospitality Ekspansi Hotel Baru Lewat Peresmian Azana Boutique Hotel Solo
"Dari sisi kesiapan infrastruktur, Jasa Marga memastikan empat ruas tol fungsional telah siap 100 persen untuk dioperasikan," ujar Rivan dalam keterangan resminya saat melakukan Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran Idulfitri 1447 H/2026, Selasa (10/3/2026).
Adanya teknologi tersebut diklaim membantu pengambilan keputusan secara tepat dan responsif dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Selain itu, Jasa Marga juga meluncurkan layanan call center 133 sebagai pusat layanan informasi dan pengaduan bagi pengguna jalan tol yang dapat diakses selama 24 jam.
Baca Juga: Industri Rokok Menyoal 3 Rancangan Aturan, Soroti Batas Nikotin hingga Kemasan Polos
Adapun nomor tersebut menggantikan layanan sebelumnya, yakni 14080. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi lalu lintas maupun bantuan selama perjalanan.
"Melalui Call Center 133, Jasa Marga berharap komunikasi dengan pengguna jalan menjadi lebih cepat, mudah, dan responsif," ujarnya.
Kesiapan
Lebih rinci, Jasa Marga menyiagakan berbagai armada layanan operasional jalan tol, antara lain 176 unit kendaraan derek, 124 unit Mobile Customer Service (MCS), 55 unit ambulans, serta 101 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR).
Baca Juga: Mendorong Ekonomi Sirkuler Lewat Pemanfaatan Slag Baja pada Infrastruktur Jalan
Kesiapan mobile crane juga ditingkatkan untuk mengantisipasi kejadian khusus yang membutuhkan penanganan cepat di jalan tol.
Untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem, Jasa Marga menyiagakan 71 tim siaga serta 209 unit pompa air guna menjaga kelancaran lalu lintas.
Sarana prasarana lalu lintas juga diperkuat melalui penyediaan sekitar 18.000 rubber cone serta penambahan rambu rekayasa lalu lintas untuk mendukung penerapan manajemen lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Layanan pengguna jalan juga ditingkatkan melalui 43 posko kesehatan di berbagai titik rest area. Sementara untuk menjaga kelancaran transaksi di gerbang tol, Jasa Marga menyiagakan 470 personel on call serta 736 unit mobile reader sebagai alat bantu transaksi guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













