kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.875   -95,00   -0,56%
  • IDX 7.441   103,54   1,41%
  • KOMPAS100 1.037   16,87   1,65%
  • LQ45 760   9,37   1,25%
  • ISSI 262   5,17   2,01%
  • IDX30 401   3,98   1,00%
  • IDXHIDIV20 495   1,94   0,39%
  • IDX80 117   1,87   1,63%
  • IDXV30 135   1,59   1,20%
  • IDXQ30 129   0,82   0,64%

Mendorong Ekonomi Sirkuler Lewat Pemanfaatan Slag Baja pada Infrastruktur Jalan


Selasa, 10 Maret 2026 / 22:08 WIB
Mendorong Ekonomi Sirkuler Lewat Pemanfaatan Slag Baja pada Infrastruktur Jalan
ILUSTRASI. Krakatau Posco (Dok Krakatau Posco/Krakatau Posco )


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krakatau Posco bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon untuk memperkuat infrastruktur melalui pemanfaatan material industri yang berkelanjutan. Dalam kolaborasi ini, perusahaan menyalurkan sekitar 1.000 ton slag baja untuk pengerasan Jalan Kranggot, akses utama menuju Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kranggot.

Langkah ini menjadi bagian dari penerapan konsep ekonomi sirkular, di mana produk sampingan proses produksi baja dimanfaatkan kembali sebagai material konstruksi yang bernilai guna.

Secara teknis, slag baja memiliki karakteristik kuat dan stabil sehingga cocok digunakan untuk pengerasan jalan. Jalan Kranggot setiap hari dilalui armada pengangkut sampah bertonase besar menuju TPS, sehingga membutuhkan struktur jalan dengan daya dukung tinggi. Dibandingkan agregat alami, slag baja dinilai lebih kuat dan mampu mengurangi potensi kerusakan jalan.

Baca Juga: Lonjakan Kinerja Sektor Logam Dasar pada 2025 Belum Merata ke Industri Besi & Baja

Kepala DLH Kota Cilegon Sabri mengapresiasi dukungan Krakatau Posco dalam peningkatan akses menuju TPS Kranggot. “Kolaborasi ini membantu kelancaran operasional pengangkutan sampah sekaligus menjadi contoh pemanfaatan material industri yang berkelanjutan bagi pembangunan Kota Cilegon,” kata dia dalam keterangannya, Selasa (10//3/2026).

Pengerasan Jalan Kranggot diharapkan memperlancar mobilitas armada pengangkut sampah menuju TPS Kranggot sehingga operasional menjadi lebih aman dan efisien. Struktur jalan yang lebih kuat juga dapat menekan frekuensi perbaikan akibat cuaca maupun beban kendaraan berat.

Direktur Technology and Business Development Krakatau Posco, Alhadis Syamsuddin, mengatakan pemanfaatan slag baja merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong ekonomi sirkular di sektor industri.

“Pemanfaatan slag baja sebagai material konstruksi merupakan upaya Krakatau Posco mengoptimalkan produk sampingan produksi agar memberi nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Cilegon, kami berharap inovasi ini dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: IISIA, KRAS dan ISSP Ungkap Tantangan & Prospek Industri Baja Nasional pada 2026

Menurutnya, penggunaan slag baja juga membantu mengurangi ketergantungan pada material dari penambangan batuan alam. Melalui pengelolaan yang mengacu pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), perusahaan memastikan produk sampingan produksi dimanfaatkan secara optimal dan bertanggung jawab.

Kolaborasi Krakatau Posco dan DLH Kota Cilegon ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara industri dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi pembangunan infrastruktur yang inovatif dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×