kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

6 Juni diusulkan jadi Hari Tempe


Rabu, 12 Juni 2013 / 13:20 WIB
6 Juni diusulkan jadi Hari Tempe
ILUSTRASI. Kendaraan listrik yang dipasarkan Hyundai Motors Indonesia (HMID) dalam gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021


Reporter: Oginawa R Prayogo |

JAKARTA. Forum Tempe Indonesia (FTI) mengusulkan kepada pemerintah agar ada Hari Tempe Nasional. Tujuannya agar standar cara pembuatan tempe di Indonesia lebih baik dari yang ada saat ini.

"Kami usulkan ke pemerintah agar menetapkan 6 Juni sebagai Hari Tempe Nasional," kata Made Astawan, Ketua FTI saat Lokakarya Tempe Nasional di Gedung Smesco UKM, Rabu (12/6).

Alasannya agar makanan ini menjadi makanan kebanggaan Indonesia dan naiknya standardisasi pembuatan tempe di Indonesia.

Menurut Made saat ini komoditas tempe sudah dapat pengakuan dunia internasional. Buktinya terkait diterimanya usulan Indonesia oleh FAO dan WHO untuk penetapan standar pembuatan tempe yakni Standar Codex Tempe.

"Saat ini proses penetapan standar sudah masuk tahap kelima dari delapan langkah yang ada," ujarnya. Dia memprediksi penerapan standar pembuatan tersebut akan selesai di tahun 2015.

Made menjelaskan demi menyambut penetapan Standar Codex Tempe di 2015 tersebut Indonesia harus bersiap terkait standar tersebut. "Sejauh ini saja mungkin baru 5% industri pembuatan tempe yang sesuai SNI (standar nasional Indonesia)," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×