kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45956,61   8,16   0.86%
  • EMAS1.017.000 0,30%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ada Dugaan 26 Juta Data Pribadi Pelanggan IndiHome Bocor!


Senin, 22 Agustus 2022 / 05:38 WIB
Ada Dugaan 26 Juta Data Pribadi Pelanggan IndiHome Bocor!
ILUSTRASI. Ada dugaan kebocoran data pribadi pelanggan IndiHome, layanan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. REUTERS/Kacper Pempel/Illustration


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada dugaan kebocoran data pribadi pelanggan IndiHome, layanan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Terkait masalah ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah mendalaminya.

Sebelumnya, di media sosial tersebar isu bahwa 26 juta riwayat pencarian sekaligus nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pelanggan IndiHome bocor dan dibagikan gratis di situs gelap. 

"Sehubungan dengan informasi dugaan kebocoran data pribadi pelanggan Indihome, PT Telkom Indonesia (Persero), Kementerian Kominfo sedang melakukan pendalaman terhadap dugaan insiden tersebut," ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel A dalam keterangan tertulis, Minggu (21/8/2022). 

Untuk mendapatkan informasi dari Telkom, pihaknya akan memanggil manajemen Telkom Indonesia untuk mendapatkan laporan dan langkah tindak lanjut perseroan terkait hal tersebut. 

Setelah mendapatkan laporan dan langkah pihak Telkom, Kominfo akan mengeluarkan rekomendasi teknis dan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

"Kementerian Kominfo akan segera mengeluarkan rekomendasi teknis untuk peningkatan pelaksanaan pelindungan data pribadi Telkom, dan di saat bersamaan berkoordinasi dengan BSSN," jelas Semuel.

Baca Juga: Data 17 Juta Pelanggan PLN & 21.700 Korporasi Bocor

Informasi saja, sebuah akun Twitter Teguh Aprianto @secgron mengungkapkan pernah menekan IndiHome untuk mematikan sistem pendeteksi yang digunakan untuk mencuri riwayat penelusuran pelanggan. 

"Tahun 2020 kemarin kita berhasil menekan @IndiHome untuk mematikan tracker milik mereka yang selama ini digunakan untuk mencuri browsing history milik pelanggan. Sekarang 26 juta browsing history yang dicuri itu bocor dan dibagikan gratis. Ternyata berikut dengan nama dan NIK," tulis akun Twitter tersebut pada Minggu (21/8/2022). 

Pemilik akun mengatakan, riwayat pencarian internet pelanggan dicuri dan diidentifikasi nama, jenis kelamin, dan NIK dari data pelanggan. 

Data-data pribadi ini, kata pemilik akun Twitter @secgron, dapat digunakan untuk mempermalukan pelanggan jika jatuh ke tangan yang salah. 

Baca Juga: Pakar Keamanan Siber: Pendaftaran PSE Bentuk Perlindungan Kepada Konsumen

Sampai dengan berita ini ditulis, tweet tersebut telah di sukai oleh 20,7 ribu pengguna dan ditanggapi 10,6 ribu kali. 

Kompas.com telah mencoba menghubungi Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Ririek Adriansyah pada sore ini namun masih belum mendapatkan penjelasan terkait dugaan ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "26 Juta Data Pribadi Pelanggan IndiHome Diduga Bocor, Kominfo Lakukan Pendalaman"
Penulis : Isna Rifka Sri Rahayu
Editor : Aprillia Ika

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×