kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45946,77   5,66   0.60%
  • EMAS930.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.20%

Adaro Power terus kejar pengerjaan konstruksi pembangkit


Kamis, 25 November 2021 / 18:01 WIB
Adaro Power terus kejar pengerjaan konstruksi pembangkit
ILUSTRASI. PLTU. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adaro Power terus mengejar pengerjaan proyek pembangkit yang sedang dalam proses pembangunan. 

Presiden Direktur PT Adaro Power, Dharma Djojonegoro mengatakan, fokus perusahaan saat ini adalah menyelesaikan konstruksi tepat waktu. "Perkembangan konstruksi PLTU PT Bhimasena Power Indonesia, Batang akan disampaikan pada laporan kuartal III 2021 atau pada akhir November 2021," jelasnya kepada Kontan.co.id, Kamis (25/11). 

Melansir laporan kuartal II 2021 Adaro Energy, proyek PLTU Batang yang PT Bhimasena Power Indonesia telah mencapai perkembangan konstruksi 95,6% pada pembangkit listriknya di Batang, Jawa Tengah yang berkapasitas 2x1.000 MW, walaupun beberapa komponen kritis belum rampung.

Melansir catatan Kontan.co.id sebelumnya, PLTU ini diharapkan  bisa beroperasi di pada awal 2022. Nantinya,  PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan memasok sekitar  5 juta ton sampai 7 juta ton batubara per tahun untuk pembangkit listrik ini.  

Baca Juga: Ada wacana percepatan penutupan operasional PLTU, begini prospek emiten batubara

Selain memacu proyek PLTU Batang, Adaro Power juga sedang mengembangkan sejumlah proyek pembangkit lainnya. Pihaknya akan meningkatkan kapasitas panel surya PV di Terminal Khusus Batu Bara Kelanis, untuk dinaikkan dari 130 kWp sampai 597 kWp. Targetnya akan COD pada kuartal IV 2021. 

Di tahun depan, Dharma mengungkapkan, Adaro Power fokus untuk menyelesaikan proyek pembangkit listrik yang sedang dalam tahap konstruksi. Adapun pembangkit listrik Adaro Power tidak akan terbatas pada PLTU saja. 

Dia menjelaskan lebih lanjut, sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan pembangkit listrik dari sumber terbarukan, Adaro Power aktif mencari dan memperluas portfolio proyek Energi Terbarukan  untuk mendapatkan bauran energi yang seimbang dengan terus mempelajari proyek-proyek tenaga terbarukan, misalnya biomassa, tenaga angin, dan panel surya, untuk mendiversifikasikan bauran energinya dan mendukung PLN melalui prakarsa proposal dan tender. 

Baca Juga: Begini strategi Adaro Energy (ADRO) hadapi rencana pemerintah pensiunkan PLTU

"Adaro Power akan mendiversifikasi sumber energi dan memperluas portofolio proyek energi terbarukan miliknya," kata Dharma. 

Sampai dengan kuartal II 2021, pembangkit listrik Adaro Power mencatat kinerja yang solid. PT Makmur Sejahtera Wisesa (MSW) mencapai rata-rata faktor ketersediaan (availability factors – AF) aktual 99,7% sampai akhir kuartal II 2021. Sementara itu, PT Tanjung Power Indonesia (TPI) melanjutkan kinerja operasi yang cemerlang dan mencapai rata-rata AF aktual 91,5% sampai akhir kuartal II 2021.

Selanjutnya: Tidak ingin menderita ambeien? Jangan lakukan 6 hal ini

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×