kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.820   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Nilai Transaksi Program UMKM Bisa Ekspor Capai US$ 134,87 Juta di Sepanjang 2025


Sabtu, 07 Februari 2026 / 11:16 WIB
Nilai Transaksi Program UMKM Bisa Ekspor Capai US$ 134,87 Juta di Sepanjang 2025
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan RI Budi Santoso (KONTAN/chelsea anastasia)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program UMKM Bisa Ekspor yang dicanangkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatatkan nilai transaksi sebesar US$ 134,87 juta sepanjang 2025.

Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengatakan, sepanjang 2025, program ini juga telah memfasilitasi 1.217 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.

"Kemendag membuka akses langsung UMKM ke pasar global melalui penjajakan bisnis (business matching). Capaian ini membuktikan UMKM Indonesia punya kesempatan bersaing untuk diterima di pasar internasional,” ujar Budi dalam media briefing di Kantor Kemendag Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Adapun total transaksi US$ 134,87 juta tersebut terdiri atas purchase order sebesar US$ 57,45 juta dan potensi transaksi US$ 77,42 juta. 

Baca Juga: IIMS 2026 Guncang Industri Otomotif, Targetkan Nilai Transaksi Rp 8 Triliun

Kegiatan business matching yang terlaksana adalah sebanyak 622 kegiatan, yang terdiri dari 399 sesi pitching atau presentasi UMKM ke perwakilan perdagangan RI di luar negeri, serta 223 pertemuan dengan buyer mancanegara. Mayoritas pertemuan disebut terlaksana secara virtual melalui aplikasi konferensi daring.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menyampaikan, Kemendag akan terus memperkuat program UMKM BISA Ekspor. Salah satunya dengan melibatkan aktif kedutaan besar RI dan konsulat jenderal RI di berbagai negara tujuan ekspor. 

“Kami akan menindaklanjuti berbagai masukan konstruktif untuk memastikan program ini berjalan semakin efektif dan berdampak nyata bagi peningkatan ekspor nasional,” kata Puntodewi.

Ia menambahkan, Kemendag telah menyusun rekomendasi 178 pameran internasional yang dapat dimanfaatkan pembina UMKM sebagai referensi dalam mendorong produk binaannya ke pasar ekspor untuk 2026. 

“Para pembina UMKM juga mengharapkan masukan yang lebih intensif dari perwakilan perdagangan RI, menyangkut kesesuaian produk UMKM dengan karakteristik pasar negara tujuan,” imbuh Puntodewi.

Selanjutnya: iQOO 15 Ultra: HP Gaming dengan Skor AnTuTu 4,5 Juta dan Baterai 7.400 mAh

Menarik Dibaca: iQOO 15 Ultra: HP Gaming dengan Skor AnTuTu 4,5 Juta dan Baterai 7.400 mAh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×