kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

AGRI minta dilibatkan dalam pengolahan raw sugar


Senin, 19 Maret 2012 / 09:00 WIB
ILUSTRASI. Mentan minta Bulog maksimalkan serapan gabah pada panen raya 2021


Reporter: Handoyo | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Asosiasi Produsen Gula Rafinasi (AGRI) meminta dilibatkan dalam memproses gula mentah atau raw sugar impor. Namun demikian, mereka belum menerima tugas itu. "Mungkin pada minggu depan baru ada pembicaraan," ungkap Suryo Alam, Ketua Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI), Minggu (18/3).

Pemerintah telah menunjuk PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk mengimpor 240.000 ton raw sugar. Produk ini untuk memenuhi kebutuhan gula wilayah Indonesia timur yang masih kekurangan.

Untuk itu, PPI akan menyeleksi perusahaan-perusahaan pengolah gula sesuai spesifikasi yang telah ditentukan. Saat ini, ada delapan delapan produsen gula rafinasi yang siap memproses gula mentah menjadi gula kristal putih (GKP) sekaligus mendistribusikan.

Menurut Suryo, delapan perusahaan itu siap jika memang ditugaskan. Dua perusahaan gula rafinasi yang mengaku siap, antara lain PT Makassar Tene dan PT Sentra Usahatama Jaya. Dua perusahaan itu juga memiliki kapasitas idle.

Suryo menambahkan, raw sugar sebanyak 240.000 ton merupakan jumlah yang besar. Karena itu, industri perlu kerja keras jika harus selesai diproses dan didistribusikan sebelum April.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×