kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Akibat delay, penumpang pesawat terpaksa menginap


Kamis, 19 Februari 2015 / 15:21 WIB
ILUSTRASI. Satgas akan berkolaborasi merumuskan kemudahan, insentif bagi pelaku usaha yang pakai mata uang lokal


Reporter: Mimi Silvia | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Sejumlah penerbangan pesawat dari Bandara Soekarno Hatta mengalami penundaan keberangkatan (delay) sejak Rabu (18/2). Dampak dari delay ini pun diperkirakaan masih akan dirasakan sampai hari ini Kamis (19/2).

Mutia Amsuri Nasution, salah satu penumpang Lion Air ini pun menerima nasib mengalami delay pesawat. Rencananya, Mutia terbang ke Medan pukul 19.30 WIB pada Rabu kemarin. 

Namun kenyataannya, Mutia baru bisa terbang ke Medan keesokannya harinya. Tepatnya pukul 11.30 WIB. "Terpaksa menginap demi bisa pulang kampung," tuturnya.

Mutia mengaku kecewa dengan respon dari pihak maskapai terkait keterlambatan penerbangan kali ini. Pasalnya, pihak maskapai tidak pro aktif memberikan informasi keterlambatan. 

"Adanya ketidakjelasan dari pihak maskapai saat terjadi keterlambatan penerbangan sehingga penumpang menanti tanpa tahu apa yang terjadi," jelasnya.

Penumpang baru mendapatkan kepastian adanya keterlambatan pada pukul 03.00 WIB dini hari. "Kemudian sama sekali tidak diberikan penginapan sehingga tidur di ruang tunggu dan mushola," paparnya. 

Sebelumnya, pihak PT Angkasa Pura II menyebutkan sejumlah penerbangan dari Bandara Soetta terjadi delay. Tercatat sedikitnya sebanyak lima penerbangan yang mesti diberangkatkan Rabu (18/2) kemarin baru Kamis (19/2) lepas landas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×