kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Alamtri Resources (ADRO) Kebut Bangun Smelter Aluminium, Serap Capex US$ 362 Juta


Senin, 06 Oktober 2025 / 16:39 WIB
Alamtri Resources (ADRO) Kebut Bangun Smelter Aluminium, Serap Capex US$ 362 Juta
ILUSTRASI. Alamtri Resources Indonesia (ADRO) sudah menyerap belanja modal (capex) sebesar US$ 362 juta di semester I-2025


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) telah menyerap belanja modal alias capital expenditure (Capex) sebesar US$ 362 juta atau setara dengan Rp 6,014 triliun (asumsi kurs US$ 1 = Rp 16.613) pada semester I-2025.

Corporate Communication ADRO Karina Novianti mengatakan, belanja modal ini digunakan untuk investasi pada alat penunjang operasional serta pembangunan pabrik pemurnian atau smelter aluminium yang saat ini tengah digarap ADRO melalui anak usahanya, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR).

"Pengeluaran capex pada periode tersebut digunakan untuk investasi pada peralatan berat, infrastruktur, dan pabrik peleburan aluminium," ungkap Karina saat dikonfirmasi Kontan, Senin (6/10/2025).

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Alamtri Resources (ADRO) Kompak Menyusut di Semester I-2025

Adapun, smelter aluminium ini ditargetkan mencapai produksi perdananya pada akhir tahun 2025 mendatang.

"Saat ini ADMR melalui anak usahanya, PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI), terus melanjutkan konstruksi smelter aluminiumnya, dengan fokus untuk mencapai first pot operation pada akhir tahun 2025," tambah dia.

Smelter tahap pertama ini akan memiliki kapasitas produksi sebesar 500.000 ton aluminium ingot per tahun saat beroperasi penuh.

"Pada semester satu tahun ini, PT KAI, telah menyelesaikan pemasangan peralatan utama, termasuk alat pembongkar batubara dan alumina. Kegiatan konstruksi masih berlangsung di area utama lainnya, termasuk area utama pabrik peleburan aluminium," jelas Karina.

 

Sebelumnya, dalam catatan Kontan, kapasitas produksi smelter aluminium ini rencananya akan ditingkatkan hingga 1,5 juta ton aluminium ingot per tahun yang terbagi dalam beberapa fase pengembangan di tahun-tahun berikutnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×