kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.880   -108,00   -0,60%
  • IDX 6.131   9,19   0,15%
  • KOMPAS100 794   1,03   0,13%
  • LQ45 608   -0,55   -0,09%
  • ISSI 213   1,32   0,62%
  • IDX30 337   -0,70   -0,21%
  • IDXHIDIV20 428   1,44   0,34%
  • IDX80 91   0,11   0,13%
  • IDXV30 116   0,84   0,73%
  • IDXQ30 110   0,10   0,09%

Aneka Tambang targetkan penjualan emas naik 84% jadi 24 ton di 2018*


Jumat, 02 Februari 2018 / 17:59 WIB
ILUSTRASI. Emas Antam


Reporter: Aulia Fitri Herdiana | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan nilai penjualan bersih unaudited sebesar Rp 12,55 triliun di tahun 2017.  Pencapaian tersebut naik 38% dibanding pencapaian tahun 2016 yang sebesar Rp 9,11 triliun.

Dalam laporan resminya, komoditas emas merupakan kontributor terbesar terhadap total nilai penjualan ANTM tahun 2017 yakni mencapai 59% atau senilai Rp 7,37 triliun. Pendapatan emas tersebut meningkat 33% dibanding pencapaian penjualan bersih emas tahun 2016 yang sebesar Rp 5,54 triliun.

Volume penjualan emas ANTM selama tahun 2017 juga mengalami pertumbuhan 29% (year on year/yoy) dari yang sebelumnya 10,2 ton menjadi 13,2 ton. Tahun 2018, produksi emas di target dapat meningkat sekitar 84% menjadi 24 ton.

"Diharapkan ada peningkatan penjualan emas sekitar 10 ton di tahun ini," ucap Direktur Utama ANTAM, Arie Prabowo Ariotedjo saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (2/2). Dengan target penambahan tersebut, nilai penjualan bersih ANTM juga diharapkan mampu meningkat setidaknya Rp 6 triliun.

Sementara itu, produksi feronikel juga di target menjadi 26.000 ton pada tahun 2018. Selama tahun 2017, volume produksi feronikel mengalami kenaikan 7% dibandingkan tahun 2016. Volume produksi feronikel pada tahun 2017 tercatat mencapai 21.760 ton.

Feronikel merupakan kontributor terbesar kedua dari total penjualan setelah emas. Komoditas ini menyumbang 25% dari total penjualan bersih 2017 yakni sebesar Rp 3,17 triliun.




TERBARU

[X]
×