kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.799   -31,00   -0,18%
  • IDX 8.228   96,50   1,19%
  • KOMPAS100 1.162   15,87   1,39%
  • LQ45 836   6,58   0,79%
  • ISSI 293   5,05   1,75%
  • IDX30 433   2,53   0,59%
  • IDXHIDIV20 517   -1,17   -0,22%
  • IDX80 130   1,59   1,24%
  • IDXV30 142   0,50   0,35%
  • IDXQ30 140   -0,19   -0,14%

Angkasa Pura I dan II Harus Keluarkan Aset Bisnis Navigasi


Senin, 08 Februari 2010 / 20:03 WIB
Angkasa Pura I dan II Harus Keluarkan Aset Bisnis Navigasi


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Kementerian Negara BUMN sudah menitahkan PT Angkasa Pura I dan II untuk mengeluarkan aset bisnis navigasinya dari aset perusahaan mulai tahun depan. Sehingga aset yang tadinya milik perseroan plus aset navigas penerbangan milik UPT Kenavigasian Kemenhub bisa digunakan sebagai aset awal Perum.

Aset navigasi yang dimaksud antara lain peralatan seperti radar, peralatan pendaratan presisi dan non presisi, radio komunikasi dan peralatan berbasis teknologi penerbangan lainnya.

"Penentuan tugas itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 1/2008 tentang Penerbangan. Nantinya modal awal Perum itu dari DIPA Kemenhub. Pemerintah nantinya akan mengembalikan biaya operasional yang dikeluarkan perum tersebut dalam bentuk cost recovery," kata Herry. Untuk sementara, tarif jasa navigasi yang berlaku saat ini tidak akan mengalami perubahan.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Perum Khusus Navigasi Penerbangan bakal terbentuk dalam waktu dekat. Tim pemerintah lintas Kementerian sudah menyelesaikan tugasnya membahas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang akan membentuk Perum tersebut. Diharapkan di penghujung tahun 2010, Perum yang akan menggantikan peran PT Angkasa Pura dalam hal navigasi penerbangan bisa beroperasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×