kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Antisipasi lonjakan kunjungan, Metropolitan Land (MTLA) perketat protokol kesehatan


Selasa, 04 Mei 2021 / 08:05 WIB


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - ​JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) bersiap memperketat protokol kesehatan guna mengantisipasi larangan mudik yang telah dikeluarkan pemerintah. Pusat perbelanjaan MTLA antara lain Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan, dan Metropolitan Mall Cileungsi.

Direktur MTLA, Olivia Surodjo menilai kebijakan larangan mudik yang telah dikeluarkan pemerintah sudah tepat. Menurutnya, hal itu guna mengurangi potensi yang terjadi seperti di India.

"Namun, bukan berarti semua juga tidak mudik, banyak ART yang sudah mudik sebelum pembatasan jadi mudik berkurang, tapi tidak menjadi nol juga," ujar Olivia kepada kontan.co.id, Senin (3/5).

Nah, guna mengantisipasi peningkatan trafik kunjungan pusat perbelanjaan dari masyarakat yang tidak mudik, Metropolitan Land siap untuk memperketat protokol kesehatan. Di sisi lain, Olivia juga menilai untuk pusat perbelanjaan menengah dan menengah atas protokol kesehatan lebih terjaga karena pengunjung lebih mudah diedukasi.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Senin (3/5): Tambah 4.730 kasus, selalu pakai masker

Kendati begitu, Olivia mengakui bahwa saat ini lonjakan trafik kunjungan di pusat perbelanjaannya belum kembali normal seperti sebelum pandemi Covid-19. Karena itu, dia menilai saat ini potensi penyebaran masih terbilang aman.

Namun, untuk mengantisipasi lonjakan yang terjadi pihaknya akan memperketat protokol kesehatan yang telah dilakukan. "Kami tingkatkan keamanan dan juga tentu terus mengingatkan pengunjung untuk jaga jarak dan masker selalu digunakan," imbuhnya.

Baca Juga: Simak ketentuan penerbangan Garuda Indonesia periode 6-17 Mei 2021

Melansir situs kemkes.go.id, hingga Senin (3/5) ada tambahan 4.730 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.682.004 kasus positif corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus corona bertambah 4.773 orang sehingga menjadi sebanyak 1.535.491 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 297 orang menjadi sebanyak 45.949 orang.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Baca Juga: Mutasi virus corona asal India, Inggris dan Afrika Selatan telah masuk Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×