kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

AORA bangkit setelah mati suri


Senin, 24 Januari 2011 / 08:11 WIB


Reporter: Yudo Widiyanto |

JAKARTA. Setelah sekian lama mati suri, Aora TV kembali mengudara. Jajaran direksi baru sudah dibentuk dan beberapa karyawan yang sempat dirumahkan kembali bekerja.

Presiden Direktur PT Karyamegah Adijaya selaku pemegang merek Aora TV, Guntor Siboro bilang Aora TV sudah berjualan sejak Desember 2010. Rencananya Senin (24/1) Aora TV akan meluncurkan program-progamnya. "Kami sudah siapkan puluhan saluran," tutur Guntur, akhir pekan lalu kepada KONTAN.

Guntur berpendapat, potensi AORA akaN bagus karena pengguna tv di Indonesa mencapai 35 juta rumah, sedangkan jumlah pengguna pay TV di bawah 1 juta rumah.

Agar lebih bersaing, Aora kali ini menyasar pasar kelas bawah. Aora TVpun rela banting harga yakni dengan harga Rp 59.000 per bulan untuk paket termurah, sedangkan paket termahal Rp 229.000. Masing masing paket Aora menyediakan 26 hingga 50 saluran. "Kami ingin bersaing dengan harga terjangkau," tutur Guntur.

Berbeda dengan konsep sebelumnya Aora TV kali ini lebih banyak menyiarkan film Indonesia, dan program anak-anak. Tarif langganan ini memang lebih murah dibandingkan saat Aora TV yang pada tahun 2008 digeber hingga Rp 200.000 per bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×