kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

AP II bangun sejumlah fasilitas kembangkan Bandara Soekarno–Hatta


Minggu, 07 April 2019 / 14:07 WIB


Reporter: | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Angkasa Pura II membangun sejumlah fasilitas demi kembangkan Bandara Internasional Soekarno – Hatta. Vice President Corporate Communication Angkasa Pura II Yado Yarismano bilang, perusahaan baru akan memulai pengerjaan proyek pembangunan gedung pelayanan angkutan moda terpadu, revitalisasi terminal 1C dan 2F dan Fly over aksesibilitas. Selan itu, proyek yang sedang dikerjakan saat ini adalah runway 3 serta east connection taxiway.

“(kedepannya) yang nanti akan dikembangkan Cargo village dan terminal 4,” kata Yado, Sabtu (6/4). Lebih lanjut Ia mengatakan, progres pembangunan runway 3 terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah runway itu sendiri yang saat ini progressnya telah mencapai 50 % dan bagian kedua yang disebut juga paralel taxiway yang progresnya telah diatas 90%.

Angkasa Pura II menyebut kontraktor yang mengerjakan runway 3 adalah PT PP Persero (Tbk). Proyek ini membutuhkan biaya mencapai Rp 2 trilun diluar pembebasan tanah. “Ditargetkan di pertengahan 2019 ini (runway 3) akan beroperasi,” ucap dia dalam siaran pers, Minggu (7/4).

Sementara, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, dalam mengembangkan Bandara Internasional Soekarno – Hatta, pemerintah menetapkan Rencana Induk Bandara yang diusulkan oleh Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) sebagai pedoman dalam melaksanakan investasi berdasarkan rencana induk tersebut.

BUBU yang dalam hal ini PT Angkasa Pura II dapat secara kreatif melakukan inovasi agar bandara yang dikelolanya dapat melayani atau mengantisipasi permintaan. Serta menyelenggarakannya dengan memperhatikan safety, security dan services sesuai ketentuan atau standard. “Pemerintah melakukan pengawasan terhadap hal – hal tersebut diatas,” ucap Polana.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengapresiasi langkah Angkasa Pura II yang melakukan sejumlah proyek pengembangan Bandara Internasional Soekarno – Hatta. Ia bilang dana yang diinvestasikan dalam proyek pengembangan itu sebesar Rp 9 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×