kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45952,80   9,76   1.04%
  • EMAS1.014.000 -1,46%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Apa yang membuat gerai Matahari di Pasaraya merugi?


Rabu, 07 Februari 2018 / 21:50 WIB
Apa yang membuat gerai Matahari di Pasaraya merugi?
ILUSTRASI. Diskon Mataharai Pasaraya


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sidang gugatan Matahari Departement Store (MDS) terhadap Pasaraya kembali bergulir. Kali ini, Pasaraya sebagai pihak tergugat menghadirkan Jimmy Gani yang merupakan staf ahli di Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sebagai saksi ahli.

Dalam kesaksiannya, Jimmy menyebut kerugian bisnis yang dialami Matahari saat beroperasi di Pasaraya Blok M karena faktor pergeseran tren bisnis secara global.

“Jadi secara global memang tren bisnis ritel memang turun dan masyarakat cenderung mulai beralih ke toko-toko online,” kata Jimmy saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/2).

Menurut mantan Wakil Ketua Aprindo tersebut, peranan toko modern seperti Matahari karena pola belanja di Indonesia yang memang sudah mulai beralih ke toko virtual. Hal itu menyebabkan bisnis yang bergantung pada toko fisik mengalami penurunan.

Tren tersebut disebutnya sudah terjadi sejak tahun 2015 dan mencapai puncaknya pada tahun lalu. Menurut Jimmy, pertumbuhan bisnis ritel tidak mencapai 10% atau merupakan yang terendah sejak mencapai kejayaannya pada 2012 silam.

“Sekarang pertumbuhannya tidak sampai 2 digit, kalau dirata-rata mungkin cuma 5-7 % saja,” ujar Jimmy.

Saat disinggung dalil penggugat bahwa faktor lokasi hingga kenyamanan toko jadi penyebab bisnis Matahari di Pasaraya Blok M dan Manggarai merugi, Jimmy menyatakan bahwa faktor itu bukan yang utama. Sebab, penetrasi sektor online yang luar biasa membuat perubahan yang terjadi berada pada faktor pembeli, bukan hanya penjual.

“Contohnya bisa dilihat dari bisnis ritel 7-Eleven. Mereka ada di lokasi yang strategis, fasilitas nyaman, tapi tetap tidak mampu bertahan. Jadi soal itu (lokasi dan kenyamanan) memang bisa jadi faktor, tapi bukan penyebab utama,” kata Jimmy yang juga menjabat sebagai CEO IPMI International Business School.

Faktor lain yang diduga mempengaruhi penurunan bisnis Matahari di Pasaraya Blok M adalah soal predatory business. Mantan Presiden and CEO Sarinah Departemen Store itu menyebutkan, keberadaan toko yang sama pada jarak yang berdekatan juga akan saling memakan bisnis usaha itu sendiri.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×