kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

APBI: DMO batubara hanya akan sampai 100 juta ton tahun ini


Selasa, 13 November 2018 / 18:00 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat batubara


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) memprediksi kewajiban memasok batubara ke dalam negeri atau domestik market obligation (DMO) batubara sebesar 121 juta ton tahun ini tidak akan tercapai.  

Ketua Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) Pandu P. Sjahrir berpendapat pihaknya memproyeksikan serapan DMO hingga akhir tahun nanti hanya akan ada dikisaran 20% dari total produksi. "Saya kira hanya akan sampai sekitar 100 juta ton," ujar dia ke Kontanco.id, Selasa (13/11).

Menurut Pandu, volume DMO ini sebaiknya menyesuaikan dengan kebutuhan PLN, sedangkan sisanya bisa dijual ke market. Adapun, kebutuhan batubara untuk PLN sampai akhir tahun nanti diproyeksikan menyentuh angka 92 juta ton.

Dia tak menampik bahwa ada perusahaan anggota asosiasi yang masih belum memenuhi kewajiban tersebut. Hal itu dikarenakan spesifikasi atau kalori batubara sebagian perusahaan tidak sesuai, sehingga tidak bisa diserap oleh industri dalam negeri, khususnya PLN.

"Belum (semuanya memenuhi kewajiban DMO). Yang sudah memenuhi kan yang bisa menjual langsung ke PLN, kalau yang kalorinya tidak sama ya belum memenuhi," terangnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×