kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Apkarindo: Harga karet masih rendah


Rabu, 03 Januari 2018 / 19:38 WIB
Apkarindo: Harga karet masih rendah


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) menyebut harga karet di tingkat petani diakui masih jauh di bawah harga ideal.

"Harga karet dintingkat petani masih sangat rendah dan terus turun," ujar Ketua Umum Apkarindo, Lukman Zakaria kepada Kontan.co.id, Rabu (3/1).

Lukman bilang harga karet di tingkat petani saat ini sebesar Rp 6.000 per kilogram (kg). Sementara, harga karet ideal sebesar Rp 15.000 per kg hingga Rp 20.000 per kg.

Rendahnya harga karet dinilai membuat petani kehilangan semangat dalam menanam karet. Lukman bilang banyak petani yang mengganti lahannya ditanami sawit.

Lukman bilang sekitar 15% hingga 20% lahan karet telah beralih fungsi. "Harga karet yang rendah membuat petani beralih menanam sawit," terang Lukman.

Penerapan pembatasan ekspor atau Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) dinilai tidak berdampak bagi petani. Harga beli di tingkat petani saat ini belum mengalami kenaikan.

Meski begitu produksi karet di tingkat petani masih terus terserap. Lukman bilang penjualan getah karet petani masih dibeli seperti biasa oleh industri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×