kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.541   11,00   0,06%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Archipelago Tambah 13 Hotel Baru di Bali


Selasa, 31 Desember 2013 / 07:22 WIB
ILUSTRASI. Petugas layanan pajak sedang memberikan pelayanan kepada warga di KPP Pratama Tanah Abang, Jakarta, Kamis (28/7/2022). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Herlina Kartika Dewi

JAKARTA. Pulau Bali masih menjadi magnet bagi pebisnis perhotelan. Lihat saja operator hotel Archipelago International yang berencana membuka 13 hotel baru di pulau dewata sepanjang 2014.

Regional Public Relation Manager Archipelago Bali, Nico Wicaksono, bilang, bisnis perhotelan di Bali ditopang oleh kunjungan wisatawan yang terus meningkat saban tahunnya. "Saat ini wisatawan masih didominasi oleh Australia karena faktor kedekatan. Wisatawan China juga terus meningkat," jelasnya kepada KONTAN, Senin (30/12).

Sayangnya Niko tidak merinci merek dan lokasi hotel kelolaan Archipelago yang akan mulai beroperasi di 2014. Yang jelas, sejauh ini Archipelago sudah mengelola 18 hotel maupun villa di Bali.

Perinciannya adalah lima Hotel Fave dan satu Hotel Neo yang merupakan hotel budget, empat Hotel Aston berbintang tiga hingga bintang lima, satu Hotel Quest berbintang tiga, serta satu Hotel Harper yang berbintang tiga hingga empat. Selain itu, villa dengan merek Kamuela dan 100 Sunset, masing-masing sebanyak tiga unit.

Niko optimistis pemilihan umum yang bakal digelar di 2014 tidak akan membawa dampak negatif terhadap bisnisnya. "Berdasarkan historisnya, walaupun politik di pusat memanas, suasana di Bali aman-aman saja," ujar dia. Niko bahkan percaya diri tingkat okupansi rata-rata terangkat 12%-15% menjadi 80%.

Untuk mendukung rencana ekspansinya, Archipelago akan menyerap lebih dari 2.000 tenaga kerja di Bali selama 2014. Jumlah itu meningkat hampir empat kali lipat dibanding 2013, di mana Archipelago telah memberi kesempatan bekerja kepada 550 orang sepanjang Januari sampai dengan November.

Asal tahu saja, hingga saat ini, Archipelago memiliki portofolio lebih dari 70 hotel dengan 1.200 kamar di Indonesia. Sebanyak 90 hotel lainnya sedang dalam pembangunan.

Sebelumnya, Corporate Public Relations Manager Archipelago, Nita Janita Ekaniana bilang, jumlah hotel kelolaan Archipelago bertambah sedikitnya 20 per tahun. Di 2014, ekspansi akan lebih kencang karena permintaan dari investor atau pemilik lahan semakin tinggi. Sekedar informasi, Archipelago sudah mengoperasikan lebih dari 67 hotel dan 12.000 kamar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×