Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya memperkuat keterlibatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok BUMN terus dilakukan melalui pemanfaatan platform digital. Salah satunya lewat platform Pasar Digital (PaDi) UMKM.
Platform ini menjadi sarana kolaborasi antara BUMN dan pelaku UMKM untuk memperluas akses pasar dan pengadaan secara lebih terbuka dan terintegrasi.
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menjadi salah satu BUMN yang terus mendorong penguatan ekosistem UMKM melalui optimalisasi platform tersebut. Perusahaan menilai digitalisasi pengadaan dapat membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha sekaligus meningkatkan efisiensi dan transparansi proses bisnis.
Direktur SDM dan Umum PTPN III (Persero), Endang Suraningsih mengatakan pihaknya berupaya meningkatkan kolaborasi dengan pelaku usaha melalui metode pengadaan yang lebih aksesibel dan modern.
Baca Juga: PGN Dorong Ekonomi Inklusif untuk UMKM dan Anak Disabilitas Lewat Batik
“Kami meningkatkan kolaborasi dengan para pelaku usaha melalui metode pengadaan yang aksesibel dan modern. Tujuannya menciptakan kemanfaatan yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (12/5).
Menurut Endang, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola perusahaan, termasuk dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Ajang PaDi Business Forum & Showcase 2026 sendiri menjadi forum yang mempertemukan BUMN dan UMKM dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi, kompetitif, dan berkelanjutan melalui platform PaDi UMKM.
Dalam kegiatan tersebut, PTPN III (Persero) juga meraih penghargaan Transaksi B2B PaDi UMKM Terbaik 2025 kategori BUMN Tipe B.
Ke depan, Holding Perkebunan Nusantara menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan UMKM melalui berbagai program kemitraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













