Reporter: Leni Wandira | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas pengiriman barang melalui pelabuhan menunjukkan tren pertumbuhan sepanjang 2026. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat tambahan arus peti kemas sekitar 1,9 juta TEUs sepanjang Agustus 2026 dibandingkan posisi kumulatif hingga Juli 2026.
Dengan tambahan tersebut, tren pertumbuhan arus peti kemas Pelindo masih terjaga hingga Agustus 2026. Peningkatan aktivitas pelabuhan juga terlihat dari trafik kendaraan yang dilayani perseroan.
GH Sekretariat Perusahaan Pelindo Benny Ariadi mengatakan, hingga Agustus 2026 trafik kendaraan yang dilayani Pelindo mencapai sekitar 2,25 juta unit. Angka tersebut meningkat sekitar 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Danantara Kaji Penggabungan Pertagas-PGN, Bidik Pengembangan Jargas
“Pertumbuhan trafik kendaraan antara lain tercatat di Pelabuhan Pontianak, Pelabuhan Makassar, dan Pelabuhan Panjang,” ujar Benny kepada Kontan, Kamis (1/10/2026).
Menurut Benny, peningkatan trafik tersebut turut mendorong Pelindo menjaga kesiapan operasional dan kelancaran akses di area pelabuhan untuk mengantisipasi kenaikan aktivitas kendaraan maupun arus barang.
Sementara dari sisi peti kemas, Pelabuhan Tanjung Priok menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan. Arus peti kemas di pelabuhan tersebut meningkat dari sekitar 5,4 juta TEUs menjadi 5,9 juta TEUs hingga Agustus 2026.
Dengan demikian, arus peti kemas Tanjung Priok tumbuh sekitar 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Benny mengatakan, Pelindo masih melihat tren pertumbuhan arus peti kemas yang positif hingga Agustus 2026. Perseroan menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi perkembangan trafik hingga akhir tahun.
“Untuk mengantisipasi perkembangan trafik hingga akhir tahun, Pelindo terus menjaga kesiapan fasilitas dan peralatan, meningkatkan produktivitas layanan, serta memperkuat planning and control guna memastikan kelancaran arus kapal dan barang di seluruh wilayah operasional,” kata Benny.
Baca Juga: Upaya Memperkuat Pemasok F&B Lokal Menembus Pasar Ekspor
Peningkatan arus peti kemas dan trafik kendaraan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya aktivitas pergerakan barang melalui pelabuhan. Kondisi ini berpotensi turut meningkatkan kebutuhan layanan logistik lanjutan, termasuk angkutan darat dari kawasan pelabuhan menuju pusat distribusi dan kawasan industri.
Dengan pertumbuhan arus barang yang masih terjaga hingga Agustus, perkembangan trafik pada kuartal IV 2026 akan menjadi penentu bagi aktivitas distribusi dan bisnis logistik darat menjelang akhir tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














