kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

ASDP serap capex Rp 773 miliar pada semester I-2020, ini penggunaannya


Jumat, 07 Agustus 2020 / 19:59 WIB
ILUSTRASI. Suasana di Dermaga 3 dan 4 sepi dari kendaraan yang melintas di Pelabuhan Merak, Banten.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah serap 70,27% dari total belanja modal atawa capital expenditure (capex) yang dianggarkan tahun ini. Adapun sepanjang tahun, perusahaan pelayaran pelat merah ini menganggarkan capex sebesar Rp 1,1 triliun.

Sekretaris Perusahaan ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menyebutkan selama enam bulan pertama kemarin telah menyerap sebagian besar capex yang diangarkan tahun ini. "Realisasi capex semester I sebesar Rp 773 miliar," ujarnya kepada  kontan.co.id , Kamis (6/8).

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Ubah Target Bisnis dan Belanja Modal ASDP Indonesia Ferry

Adapun dana tersebut telah digunakan untuk tanah, bangunan fasilitas, kapal, alat-alat fasilitas, instalasi fasilitas, kendaraan, dan peralatan mesin.

Dari awal tahun ASDP telah merencanakan sebagian besar capex untuk penambahan armada. Hal tersebut tak lepas dari target perusahaan bahwa dalam 5 tahun pihaknya memerlukan 54 kapal dengan kebutuhan dana Rp 1,8 triliun. Namun, untuk tahun ini ASDP akan membangun satu unit kapal dan dua unit akan delivery tahun ini.

Selain untuk penambahan armada, perusahaan juga berencana merevitalisasi pelabuhan yang akan dilakukan di sejumlah pelabuhan yakni, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, Padangbai dan Lembar. Juga, digitalisasi yang sudah dilakukan di empat pelabuhan utama yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk yang rampung dalam kurun waktu 1,5 tahun.

Sementara, hingga tutup tahun perusahaan akan fokus pada rencana digitalisasi bisnis di pelabuhan. Adapun proses e-ticketing juga akan dilakukan di Pelabuhan Lembar, Padangbai, Kayangan, Pototano, Ajibata, dan Ambarita.

Baca Juga: Akibat pandemi Covid-19, ASDP pangkas target kinerja tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×