kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Asperindo: Tarif tol berpengaruh besar bagi kelangsungan bisnis logistik


Kamis, 10 Mei 2018 / 13:49 WIB
Asperindo: Tarif tol berpengaruh besar bagi kelangsungan bisnis logistik
ILUSTRASI.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) menilai tarif tol memiliki pengaruh besar terhadap bisnis logistik.

"Perubahan komponen akan berpengaruh pada keseluruhan operasional kami," ujar Wakil Ketua Asperindo Budi Paryanto, Kamis (10/5).

Budi bilang angkutan logistik menjadi kunci utama dalam industri logistik. Oleh karena itu jalan tol sebagai bagian dari infrastruktur memiliki andil dalam beban biaya industri logistik.

Kendati begitu, tarif tol dinilai Budi bukan mayoritas beban biaya dalam industri logistik. Namun, banyaknya armada dan jalur memutar yang mengharuskan melalui tol dengan jarak dekat membuat industri tertekan.

"Secara persentase kalau tarif tol saja mungkin kecil tapi armada kita banyak dan ada jalan yang mengharuskan melalui jalan tol," terang Budi.

Budi menjelaskan terdapat daerah yang ditutup sehingga angkutan logistik perlu memutar. Guna memutar tersebut angkutan logistik perlu menggunakan jalan tol dalam jarak dekat tetapi dengan tarif yang sama.

Industri logistik diungkapkan Budi bergantung pada komponen yang berkaitan langsung maupun tidak dengan kendaraan. Komponen yang berkaitan langsung seperti bahan bakar, suku cadang, dan tarif tol. Sedangkan komponen yang tidak berkaitan langsung seperti gudang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×