kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Astra Infra lakukan pelebaran jalan di tol eksisting


Selasa, 29 Oktober 2019 / 21:13 WIB
CEO Toll Road Business Group Astra Infra Kris Ade Sidiyono.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Astra Tol Nusantara (Astra Infra) akan terus kembangkan portofolio tolnya.

Kris Ade Sudiyono, CEO Toll Road Business Group Astra Infra bilang bahwa industri jalan tol yang telah baik sehingga perlu dijaga iklim investasinya. "Karena saat ini pemain swasta baru sedikit sekali," ujarnya di Menara Kadin, Jakarta, Senin (29/10).

Baca Juga: Ini profil Road King Infrastructure, calon investor baru tol Solo-Kertosono

Selain itu, ia menilai industri tersebut masih baik lantaran secara investasi pengembaliannya masih baik.

Untuk jalan tol yang dikelola Grup Astra ini ia bilang saat ini sudah beroperasi 5 jalan tol. "Sedangkan satu lagi Kunciran-Serpong baru akan diresmikan akhir tahun nanti," lanjutnya.

Baca Juga: Strategi Astra Menggelar Proyek Tol

Sedangkan, untuk portofolionya yang sudah beroperasi ia bilang akan terus dikembangkan dengan meningkatkan kualitas dan menambah kapasitasnya.

Kris Ade menyebutkan salah satunya jalan tol Tangerang-Merak yang mana pihaknya akan mengembangkan lebarnya dari 2x2 menjadi 2x4 secara bertahap sampai dengan Cikande.

Baca Juga: Dua ruas tol Waskita Toll Road (WTR) akan diakuisisi Road King Infrastructure Group

Untuk anggaran yang disiapkan, ia bilang diserahkan kepada unit bisnis masing-masing. "Kalau dari Astra Tol fokus pada akuisisi saja," terangnya.

Terkait akuisisi, pihaknya juga bilang akan segera tuntas di akhir tahun ini. Adapun pihaknya akan mengambil 55% saham [milik UEM] bersama partner yakni Canada Pension Plan Investment Board (CPPIB).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×