kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.861   36,00   0,20%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) raih pendapatan US$ 70,88 juta di tahun lalu


Selasa, 09 Juni 2020 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Suasana kantor PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk di Jakarta, Kamis (31/10). KONTAN/Baihaki/31/10/2019


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan infrastruktur dan jasa pertambangan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) menorehkan pendapatan sebesar US$ 70,88 juta di tahun 2019 atau tumbuh 160,97% (yoy) dibandingkan hasil pendapatan di tahun 2018 sebesar US$ 27,16 juta.

Beban pokok pendapatan BIPI juga meningkat 44,06% (yoy) dari US$ 8,85 juta di tahun 2018 menjadi US$ 12,75 juta di tahun 2019. Lantas, BIPI mengantongi laba bersih sebanyak US$ 19,57 juta pada tahun 2019 atau naik 4,59% (yoy) dibandingkan posisi laba bersih di tahun sebelumnya sebesar US$ 18,71 juta.

Baca Juga: Akibat Covid-19, Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) Bakal Pangkas Target 2020

Mayoritas pendapatan BIPI di tahun 2019 berasal dari bisnis sewa pelabuhan sebesar US$ 52,52 juta. Emiten ini juga meraup pendapatan dari bisnis sewa crusher sebesar US$ 18,36 juta.

Hingga akhir tahun 2019, BIPI mencatatkan total liabilitas sebesar US$ 890,07 juta yang terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar US$ 300,30 juta dan liabilitas jangka panjang sebesar US$ 589,77 juta. Adapun total aset yang dimiliki BIPI di tahun 2019 sebesar US$ 1,25 miliar. Jumlah ini terdiri dari aset lancar sebanyak US$ 350,47 juta dan aset tidak lancar sebanyak US$ 903,07 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×