kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Saskara Perluas Pasar Perlengkapan Ibadah lewat Koleksi Nusantara


Senin, 17 Agustus 2026 / 20:54 WIB
Saskara Perluas Pasar Perlengkapan Ibadah lewat Koleksi Nusantara
ILUSTRASI. Saskara Perluas Pasar Perlengkapan Ibadah lewat Koleksi Nusantara (Dok/Saskara)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Brand perlengkapan ibadah lokal SASKARA kembali memperluas Koleksi Nusantara dengan menghadirkan Bungo Ameh. Koleksi terbaru ini mengangkat kekayaan budaya Sumatera Barat, khususnya seni tenun dan ornamen khas Minangkabau, ke dalam produk perlengkapan ibadah.

Konseptor sekaligus Desainer SASKARA, Andya Kartika mengatakan, Bungo Ameh yang dalam bahasa Minang berarti "Bunga Emas" merepresentasikan keindahan, kemuliaan dan nilai luhur yang telah melekat dalam budaya Minangkabau.

"Bungo Ameh terinspirasi dari kemegahan Mahkota Suntiang dan keindahan motif kain Songket khas Sumatera Barat. Susunan ornamen bunga yang berkilau pada mahkota suntiang serta motif songket yang sarat makna kami padukan untuk menghadirkan koleksi yang tidak hanya indah, tetapi juga kaya nilai budaya," ujar Andya dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).

Baca Juga: APPBI: Batik Asli Terancam Tergerus Tekstil Bermotif Batik

Menurutnya, songket memiliki keterkaitan erat dengan berbagai peristiwa penting dan sakral dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Melalui Bungo Ameh, motif songket dan bunga dari mahkota suntiang diterapkan pada perlengkapan ibadah yang memadukan unsur budaya Minangkabau dengan nilai-nilai Islam.

Koleksi ini juga membawa falsafah masyarakat Minangkabau, yakni "Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah", yang menggambarkan hubungan antara adat dan ajaran Islam.

"Falsafah ini mencerminkan keharmonisan antara budaya dan ajaran Islam, sejalan dengan tujuan Koleksi Nusantara sekaligus dedikasi SASKARA menghadirkan perlengkapan ibadah yang pantas untuk menghadap kepada Sang Maha Kuasa," lanjut Andya.

Bungo Ameh tersedia dalam enam pilihan warna. Untuk lini perempuan, SASKARA menawarkan prayer set yang terdiri dari mukena, sajadah dan pouch, serta hijab. Sementara lini laki-laki terdiri dari sarung.

Baca Juga: APPBI Targetkan Transaksi Rp 20 Miliar di Pagelaran Batik Puspa Nuswantara 2026

Untuk produk mukena, SASKARA menggunakan material satin silk yang diklaim memiliki tekstur halus dan lembut serta tidak mudah kusut. Sajadah dalam prayer set juga dirancang fungsional dan berukuran ringkas sehingga mudah dibawa saat bepergian.

Kehadiran Bungo Ameh melanjutkan upaya SASKARA mengembangkan Koleksi Nusantara sejak brand tersebut berdiri pada 2018. Melalui koleksi tersebut, SASKARA mengangkat budaya dan keindahan alam dari berbagai daerah di Indonesia ke dalam produk perlengkapan ibadah.

SASKARA menyebut langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat domestik dan secara bertahap memperluasnya ke pasar global.

Baca Juga: PGN Dorong Ekonomi Inklusif untuk UMKM dan Anak Disabilitas Lewat Batik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×