kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Aturan waktu mengganti handuk mandi


Selasa, 28 Juni 2016 / 13:15 WIB


Sumber: rumahku.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Tidak banyak orang mengerti akan artinya kesehatan. Pakaian dibiarkan digunakan berulang kali bahkan handuk mandi pun jarang diganti. 

Secara kasat mata hal ini bukanlah masalah besar, namun nyata nya ada  fakta yang mengerikan di balik semua kebiasaan buruk tersebut.  

Handuk mandi sering dalam keadaan lembab dalam waktu lama. Hal ini bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan orang yang menggunakannya. Bakteri akan dengan mudah berkembang biak dan menyebabkan penyakit seperti penyakit kulit, diare, dan lain-lain. 

Menurut Badan Konsumen dan Lingkungan di Amerika Serikat, frekuensi penggantian handuk yang terlalu lama  bisa menimbulkan risiko handuk menjadi tempat bersarangnya bakteri yang berbahaya. 

Bahkan, sebuah penelitian menyimpulkan bahwa setidaknya terdapat 89 persen bakteri koliform yang ada di handuk yang  telah melebihi masa pakai. 

Ada pula bakteri E coli yang bisa menyebabkan diare dan penyakit pencernaan  bagi si pemakai handuk. Untuk itu sangat disarankan untuk mengganti handuk secara rutin. 

Setidaknya dalam lima hari atau saat handuk  sudah beraroma apek maka segera lah ganti handuk mandi tersebut. Sementara untuk penggunannya, ada  baiknya mengganti handuk setiap 2 tahun sekali. Handuk yang tipis bisa mengurangi daya serap untuk  mengeringkan tubuh. 

Selain itu pemilik handuk juga perlu untuk mengetahui cara terbaik mencuci handuk. Gunakan suhu panas untuk mencuci handuk dengan jangka pakai yang sudah cukup lama. 

Suhu panas dipercaya bisa membunuh bakteri pada handuk dibandingkan suhu hangat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×