kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Wijaya Karya (WIKA) Kantongi Kontrak Baru Rp17,46 triliun Sepanjang 2025


Sabtu, 04 April 2026 / 13:47 WIB
Wijaya Karya (WIKA) Kantongi Kontrak Baru Rp17,46 triliun Sepanjang 2025
ILUSTRASI. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) (DOK/PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA))


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah merilis laporan keuangan tahun buku 2025, dengan perolehan  kontrak baru sebesar Rp17,46 triliun, yang berkontribusi pada total kontrak berjalan sebesar Rp50,52 triliun. 

Atas kontrak tersebut, Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp20,45 triliun, yang  terdiri dari Penjualan non Kerja Sama Operasi (KSO) sebesar Rp13,33 triliun dan Penjualan KSO sebesar Rp7,12 triliun, sehingga Perseroan membukukan laba kotor (gross profit) sebesar Rp1,13 triliun.

Gross Profit Margin (GPM) Perseroan tercatat meningkat dari 7,9% di tahun 2024 menjadi 8,5% di tahun 2025. Peningkatan margin tersebut terutama berasal dari core business Perseroan, yaitu infrastruktur & gedung dan EPCC.

Baca Juga: Layanan Purnajual Jadi Kunci, Produsen Memperpanjang Masa Garansi Produk

Keunggulan operasi dan pengelolaan proyek tersebut ditunjukan dengan EBITDA operasi yang positif sebesar Rp426,52 miliar.  Hal ini mencerminkan kinerja operasi yang semakin baik (Operation excellence) di tengah proses restrukturisasi yang sedang berjalan.

Di sisi lain, Perseroan juga terus merealisasikan upaya perbaikan struktur keuangan dengan mencatatkan penurunan pada utang usaha sebesar Rp1,79 triliun dan utang berbunga sebesar Rp2,08 triliun, atau menurun 29,5% dan 5,9% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin (Emin), menyampaikan bahwa Perseroan terus berupaya meningkatkan kinerja operasi dan melakukan perbaikan struktur permodalan.

“Hal ini menunjukan kemampuan Perseroan dalam melakukan pengelolaan proyek secara unggul dan berkelanjutan, serta komitmen Perseroan untuk terus menurunkan kewajiban dan menjaga keseimbangan arus kas di tengah tekanan industri,” ungkap Emin, dalam siaran pers, pada Jumat (3/4).

Selain mengupayakan operation excellence dan perbaikan struktur permodalan, Perseroan melalui delapan langkah stream penyehatan keuangan juga terus mengupayakan percepatan penyelesaian piutang baik melalui mediasi hukum maupun upaya penagihan. 

Upaya tersebut membuatPerseroan mampu menurunkan nilai piutang sebesar Rp1,89 triliun atau sebesar 29,2% menjadi Rp4,58 triliun, dan nilai pekerjaan dalam proses konstruksi sebesar Rp1,15 triliun atau sebesar 34,6% di tahun 2025.

“Di tahun ini Perseroan akan terus berupaya melakukan restrukturisasi komprehensif untuk menurunkan beban keuangan atas penugasan yang dikerjakan dan divestasi atas aset yang belum dapat memberikan laba bagi Perseroan,” ujar Emin.

Lebih lanjut, Emin menyampaikan bahwa Perseroan meyakini langkah transformasi yang dilakukan memerlukan dukungan berbagai pihak, baik pemegang saham, kreditur, mitra kerja maupun seluruh stakeholder lainnya. 

Untuk itu Perseroan akan terus melakukan komunikasi intensif dengan Pemegang

Saham Mayoritas untuk memperoleh dukungan yang diperlukan, serta seluruh kreditur untuk mendukung rencana penyehatan Perseroan.

Baca Juga: Kinerja TBIG Tertekan Konsolidasi Operator

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×