kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Audit Petral: Pertamina tak terlibat mafia migas


Senin, 09 November 2015 / 10:54 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Audit investigasi terhadap Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) dan anak usahanya telah selesai. Satu poin temuan penting, PT Pertamina (Persero) sebagai induk dari Petral Group tidak telibat dari permainan kotor para mafia migas ini. 

Demikian ditegaskan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, kemarin Minggu (8/11). 

"Jadi ada pihak ketiga yang bukan manajemen Petral, bukan Pertamina, bukan pemerintah yang ikut campur," kata Sudirman. 

Lebih lanjut dia bilang, ikut campur atau intervensi pihak ketiga ini mulai dari mengatur tender, membocorkan harga perhitungan sendiri, serta menggunakan instrumen dan karyawan manajemen Petral untuk memenangkan kepentingan-kepentingannya. 

"Akibat dari ikut campurnya itu, secara menyeluruh, Petral, Pertamina, dan akibatnya masyarakat tidak memperoleh harga yang optimal, harga yang terbaik, ketika melakukan pengadaan-pengadaan," ucap Sudirman. 

Sebagaimana diberitakan, likuidasi Petral Group merupakan satu dari sekian banyak rekomendasi Tim Reformasi dan Tata Kelola Migas, yang digawangi Faisal Basri cs, untuk membersihkan praktik-praktik mafia. 

Sebelum pembubarannya, Presiden Joko Widodo memberikan arahan untuk dilakukan audit investigasi. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×